PLN Resmi Tetapkan Lunyuk Jadi Kawasan 100% Listrik Pintar

oleh -860 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (16 September 2021)

Kecamatan Lunyuk resmi menjadi Kawasan 100% Listrik Pintar. Peresmian ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Sumbawa didampingi Manager PLN UP3 Sumbawa, dan Camat Lunyuk serta dihadiri Kapolsek dan Danramil Lunyuk, di Aula Camat Lunyuk, Kamis (16/9) pagi.

Peresmian ini sebagai wujud implementasi pembangunan teknologi pada alat ukur pelanggan. Dan untuk diketahui Kecamatan Lunyuk merupakan kecamatan kedua yang menjadi Kawasan 100% Listrik Pintar, setelah Kecamatan Orong Telu.

Dalam laporannya, Camat Lunyuk, Drs. Iwan Sofian menyampaikan terimakasih kepada Manager PLN Sumbawa dan jajarannya yang sudah menetapkan Lunyuk sebagai Kawasan 100% Listrik Pintar setelah Orong Telu. Jika Orong Telu sasarannya hanya 300 rumah tangga, Lunyuk lebih besar lagi, mencapai 1.500 lebih rumah tangga dari total 6.000 satuan sambungan.

Awalnya, diakui Camat, program ini menemui kendala di lapangan. Ini disebabkan tingkat sosialisasi di desa yang kurang optimal. Dengan silaturahmi dan kebersamaan yang terbangun dengan para kepala desa, target untuk menjadi kawasan listrik pintar tercapai.

Ia berharap dengan ditetapkannya kawasan tersebut, akan tumbuh usaha ekonomi baru di Lunyuk. “Salah satunya menyiapkan kios-kios pulsa untuk kebutuhan rumah tangga,” sebutnya.

Sementara Manager PT PLN (Persero) UP3 Sumbawa, Wiedhyarno Arief Wicaksono dalam sambutannya mengucapkan apresiasi yang tinggi kepada camat, kepala desa dan masyarakat Lunyuk atas dukungannya sehingga mampu mewujudkan Kawasan 100% Listrik Pintar terwujud di Kecamatan Lunyuk.

“Tanpa bantuan dan kerja keras pak camat dan bapak-bapak kepala desa yang bekerjasama dengan rekan-rekan PLN, mustahil Kawasan 100% Listrik Pintar ini akan terwujud,” imbuhnya.

Sesuai motto PLN “Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik”, Widi–sapaan akrabnya, berharap nantinya dari listrik pintar ini akan menggerakkan roda ekonomi masyarakat khususnya di Kecamatan Lunyuk.

Apalagi Lunyuk sebagai daerah sentra jagung yang cukup potensial. Tidak hanya meningkatkan ekonomi masyarakatnya melalui pemanfaatan listrik pintar, tapi juga menjadi bahan baku terutama bonggol jagung yang menghasilkan energi listrik pengganti diesel. “Ini yang belum tergarap maksimal dan kami harap melalui program listrik pintar para kades bisa bersinergi dengan PLN, agar ini bisa optimal,” ucapnya.

Untuk diketahui jelasnya, listrik pintar merupakan pemindahan dari listrik pasca bayar (manual) ke listrik prabayar atau sering disebut listrik pulsa. Banyak manfaat yang diperoleh dari listrik pintar ini. Pelanggan bisa melakukan pengaturan sendiri dalam penggunaan listrik, berapa kebutuhan dan pembelian totalnya dalam sebulan. Dan dipastikan tidak akan ada tunggakan listrik, sebagaimana yang terjadi ketika menggunakan listrik pasca bayar.

Sejauh ini, 1.584 rumah tangga dari total 6.000 pelanggan PLN telah menggunakan listrik pintar. Ini memenuhi target 25% dari jumlah pelanggan di Lunyuk. Dengan terpenuhinya target inilah yang menjadi dasar ditetapkan Lunyuk sebagai Kawasan 100% Listrik Pintar.

“Setelah Orong Telu dan Lunyuk, kami sedang menggarap Kecamatan Ropang, semoga secepatnya menjadi kawasan 100 persen listrik pintar berikutnya,” tandas Widi, seraya menambahkan ke depan, setelah beralih ke listrik pintar, masyarakat dapat menggunakan aplikasi yang ada di PLN yang bernama PLN mobile. Dengan aplikasi ini dapat diinstal dan diakses semua pelayanan PLN di handphone milik pelanggan, seperti tambah daya, penggantian ke listrik pintar, pembelian token, dan lainnya.

Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bupati Bidang Pembangunan, Ekonomi dan Keuangan, Syahruddin SH menyampaikan  mengucapkan penghargaan kepada PLN UP3 Sumbawa yang telah bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Sumbawa dalam mendukung upaya percepatan pembangunan, salah satunya melalui pemenuhan kebutuhan listrik bagi masyarakat.

Tentunya dengan berbagai kemudahan layanannya, termasuk layanan listrik pintar (prabayar) yang memungkinkan pelanggan untuk mengendalikan sendiri penggunaan listriknya sesuai kebutuhan dan kemampuan.

Seperti halnya pulsa isi ulang pada telepon seluler, pada sistem listrik pintar ini, pelanggan terlebih dahulu membeli pulsa (voucher/token) listrik isi ulang melalui gerai ATM sejumlah bank atau melalui loket-loket pembayaran tagihan listrik online. Dengan demikian, pelanggan dapat mengetahui secara persis dan real time penggunaan listrik di rumah setiap saat dan kapan saja. “Pelanggan juga dapat mengoptimalkan konsumsi listrik dengan mengatur sendiri jadwal dan jumlah pembelian listrik,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu, Bupati menyampaikan ucapan terima kasih dan pengharpaaan yang sama kepada segenap jajaran Pemerintah Kecamatan Lunyuk yang telah turut berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait program listrik pintar ini.

“Saya merasa bangga karena masyarakat di Kawasan Listrik Pintar Kecamatan Lunyuk ini, insya allah telah tertib dalam menggunakan listrik, bebas dari tunggakan, karena 100% masyarakatnya menggunakan listrik prabayar. “Semoga hal ini bisa menjadi teladan, yang dapat dicontoh oleh kecamatan dan desa-desa lainnya di wilayah Kabupaten Sumbawa.

Saya juga berharap kepada masyarakat di kawasan listrik pintar ini agar selalu bijak dalam menggunakan listrik. Predikat sebagai kawasan listrik pintar harus benar-benar tercermin dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Di bagian lain Bupati mengajak seluruh aparatur pemerintah, aparat penegak hukum, para pengusaha di sektor swasta, lembaga pendidikan, organisasi masyarakat, organisasi keagamaan, media massa dan seluruh lapisan masyarakat dengan segala kapasitasnya, untuk bersama-sama mendukung program listrik pintar ini demi kemaslahatan bersama. Dukungan ini sebagai bagian dari ikhtiar meningkatkan pembangunan, mendukung program pemerintah, menjaga dan memelihara hasil-hasil pembangunan, demi mewujudkan Sumbawa Gemilang. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *