SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24 Juni 2021)
SMA Negeri 1 Sumbawa berhasil meraih juara pertama Lomba Cerdas Cermat Ekonomi se-NTB yang digelar Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi Bisnis (FEB) Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) sebagai rangkaian dari Development Economic Festival (DEF) 2021.
Berada di posisi kedua dan ketiga adalah MAN 2 Mataram dan SMAN 3 Sumbawa. Disusul kemudian juara Harapan I, MAN 1 Sumbawa Barat, Harapan 2 SMAN 1 Kota Bima, Harapan 3 MAN 1 Mataram, dan Harapan 4 SMAN 2 Mataram.
Seluruh pemenang dalam kompetisi ini selain mendapat hadiah uang, piala, piagam penghargaan, juga secara langsung diterima sebagai calon mahasiswa baru UTS dengan beasiswa.
DEF merupakan acara tahunan yang dilakukan oleh Forum Resmi Mahasiswa (FORMASI) Ekonomi Pembangunan FEB UTS, ditujukan untuk para siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat se-NTB.
Tujuannya untuk melatih siswa berkompetisi dan mengembangkan kemampuan khususnya di bidang ekonomi, serta memperkenalkan Program Studi Ekonomi Pembangunan FEB UTS kepada siswa-siswi SMA/SMK/MA.
DEF berlangsung dari tanggal 17 Juni 2021 lalu diawali dengan Olimpiade Ekonomi dengan seleksi Computer Based Test (CBT) secara online. Dilanjutkan dengan Lomba Cerdas Cermat Ekonomi yang dilakukan secara offline pada tanggal 23-24 Juni 2021 di lingkungan Universitas Teknologi Sumbawa. Sebanyak 50 tim atau 150 peserta ikut berkompetisi, dan terpilih 28 tim menuju semi final.
Rektor UTS, Chairul Hudaya, Ph.D dalam acara penutupan DEF, Kamis (24/6/2021), menyatakan rasa syukur atas telah terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyampaikan terima kasih kepada para guru dan siswa yang telah turut memeriahkan kompetisi DEF.
“Kompetisi ini kami adakan sebagai bentuk dan cara untuk terus menjalin silaturahmi dengan seluruh komponen atau bagian stakeholder pendidikan tinggi, yakni bapak-ibu sekalian. Kami dari universitas adalah bagian dari perjuangan bapak-ibu dalam mendidik anak-anak kita yang luar biasa, karena input dari universitas adalah output dari para guru atau pengajar di tingkat sebelumnya,” kata Bang Irul—sapaan Rektor ramah ini.
Terselenggaranya kegiatan semacam ini sambungnya, sebagai upaya untuk mengasah kemampuan para siswa-siswi, sehingga kedepan mereka bisa menjadi orang-orang hebat yang mampu memajukan nama daerah ini. (SR)






