Puluhan Pengrajin Kriya NTB Ikuti Workhsop Inkubasi Subsektor Kriya

oleh -448 Dilihat

MATARAM, samawarea.com (30 Juni 2021)

Puluhan pengrajin kriya di Nusa Tenggara Barat khususnya di Pulau Lombok, mengikuti Workshop Inkubasi Subsektor Kriya yang diselenggarakan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Kemenparekraf RI), Rabu (30/6).

Acara tersebut dibuka Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi NTB, Hj. Niken Saptarini Widyawati Zulkieflimansyah, serta Sekretaris Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf RI, Riwud Mujirahayu.

Bunda Niken, sapaan Ketua Dekranasda NTB, mengapresiasi perhatian besar yang diberikan Kemenparekraf RI terhadap Provinsi NTB. Khususnya dalam rangka membantu kebangkitan sosial ekonomi pariwisata dan industri kreatif di NTB dengan berbagai pelatihan yang diberikan.

“Kami sangat mengapresiasi Kemenparekraf RI atas diselenggarakannya kegiatan ini. Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu para pengerajin kriya di NTB dapat keluar dari permasalahan yang tengah dihadapi,” jelas Bunda Niken.

Sementara itu, Sekretaris Deputi Bidang Ekonomi Digital dan Produk Kreatif Kemenparekraf RI, Riwud Mujirahayu, menjelaskan Kemenparekraf RI dengan berbagai programnya berupaya meningkatkan pemulihan perekonomian nasioanal khususnya di daerah destinasi pariwisata seperti di NTB.

“Dampak beruntun dari gempa dan pandemi Covid-19 sangat mempengaruhi sektor pariwisata dan ekonomoli kreatif. Karna itu, program ini bertujuan untuk memulihkan ekonomi kreatif agar tumbuh kembali,” jelas Riwud.

Pada kesempatan yang sama, Zainudin, salah seorang pengusaha gerabah asal Desa Banyumulek menyampaikan harapan besarnya mengikuti pelatihan ini. Ia berharap usaha yang telah digelutinya selama 30 tahun dan tengah mengalami berbagai cobaan dapat kembali berkembang dengan ilmu yang terbarukan.

“Kerajinan selalu menuntun kreatifitas. Kami mau dibimbing terkait warna, tehnik produksi, tehnik pencetakan sketsa serta kelembagaan. Agar kami bisa terus berkembang,” pungkasnya.

Acara workshop tersebut digelar hingga 3 Juli mendatang didampingi oleh narasumber yang berkompeten di bidangnya. Seperti Anita Armas dan Endang Lestari pengrajin kondang dan designer kriya ternama. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *