Setelah Sebulan Menghilang, Penganiaya Penjual Martabak Dibekuk Polisi

oleh -249 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (17/3/2021)

Genap sebulan menjadi buronan polisi, H alias Hen—salah satu terduga yang ikut menganiaya penjual martabak di Simpang Empat Desa Jorok, Kecamatan Utan, 11 Februari lalu, akhirnya tertangkap Senin (15/3) kemarin. Terduga ditangkap Tim Tindak Polsek Utan Polres Sumbawa.

Kasubbag Humas Polres Sumbawa AKP Sumardi S.Sos, dalam keterangan persnya, menyebutkan terduga Hen ditangkap di rumahnya wilayah Desa Tengah Kecamatan Utan. Terduga sempat kabur dan bersembunyi di Pulau Lombok. Namun belakangan polisi mengendus keberadaan terduga yang pulang kampung. Kini Hen dalam proses penyidikan guna mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Seperti diberitakan, dua orang terluka dan dilarikan ke Puskesmas Utan setelah diserang sekelompok orang menggunakan senjata tajam, Kamis (11/2) malam pukul 21.15 Wita. Dua korban ini adalah Ilman Hakim (22) penjual martabak asal Tegal Jawa Tengah yang tinggal di Desa Motong Kecamatan Utan Sumbawa, dan Abdul Jalil (64) penjual nasi di Desa Jorok Kecamatan Utan.

Kasus penganiayaan itu terjadi di depan Simpang Empat H. Mukhlis Kec. Utan Kabupaten Sumbawa. Berawal ketika korban Ilman Hakim berjualan martabak di depan rumah korban Abdul Jalil. Tak lama SF alias Bob serta temannya HR alias Hen, datang membeli martabak. Saat martabak diberikan, Bob enggan membayar. Ini seringkali dilakukan Bob. Karena itu korban Ilman meminta agar martabaknya dibayar namun Bob tetap menolak.

Cekcok mulut pun terjadi. Seketika Bob mengeluarkan senjata tajam lalu menyerang korban Ilman. Korban sempat menghindar dengan cara menyelamatkan diri masuk ke rumah Abdul Jalil. Mendengar suara ribut, pemilik rumah Abdul Jalil keluar dan melerainya. Namun sabetan sajam itu menyasar perut Abdul Jalil.

Akibatnya perut Jalil mengalami luka gores. Sementara korban Ilman berusaha menangkis serangan terduga, sehingga punggung tangan kirinya terluka. Setelah melakukan penganiayaan, Bob dan Hen yang berasal dari Desa Tengah Utan ini kabur menggunakan sepeda motor dibonceng terduga lainnya yang belum diketahui identitasnya. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *