SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18/6/2020)
Sedikitnya tiga jembatan ambruk. Jembatan itu berada di ruas jalan propinsi lintas Plampang–Labangka, jalan lintas Selatan-Labangka dan lintas Sekokat–Suka Damai dan Jaya Makmur Kecamatan Labangka Kabupaten Sumbawa. Tiga jembatan yang menghubungkan 5 desa di Kecamatan Labangka ini ambruk sejak awal musim hujan Tahun 2020 lalu. Kondisi jembatan ini semakin mengkhawatirkan karena kian hari tanahnya terus tergerus longsor. Jembatan pun ambruk, badan jalan pun ikut terdampak. Mengingat kondisinya yang rawan kecelakaan ini, jajaran Polsek Plampang turun tangan untuk memasang garis polisi (policeline) di semua titik. “Sebelum ada korban, harus segera diantisipasi. Agar menjadi penanda pengguna jalan, kami memasang garis polisi,” kata Kapolsek Labangka, AKP Sumardi, S.Sos kepada Wartawan Samawarea.com Biro Sumbawa Timur, Kamis (18/6).
Mewakili Camat Labangkan, Khaeruddin S.AP mengakui ambruknya tiga jembatan itu sudah terjadi sejak awal musim hujan. Ketiga titik yang rusak ini berada di ruas jalan provinsi. Ia mengaku sudah mengusulkannya, namun hingga kini belum ada realisasinya. “Jika lambat ditangani kami khawatir arus transportasi di wilayah Labangka menjadi lumpuh,” ujarnya.
Sementara sopir truk yang enggan disebutkan identitasnya mengaku was-was jika melewati jalan itu. Terlebih lagi truknya memuat jagung dengan beban yang berat. Karenanya dia meminta dinas terkait segera mengatasi kondisi tersebut. (BUR/SR)






