MATARAM, samawarea.com (4/5/2020)
Hingga Senin, 4 Mei 2020, jumlah pasien Covid di NTB telah mencapai 275 orang. Hal ini setelah adanya penambahan 7 kasus baru berdasarkan hasil pemeriksaan 77 sampel swab. Dari 7 pasien positif ini, 6 di antaranya terpapar dari pasien 233. Semuanya berasal dari Cakranegara Kota Mataram. Sedangkan satu orang lainnya adalah bayi berumur 2 tahun asal Selong Lombok Timur.
Sekretaris Daerah selaku Ketua Pelaksana Harian Gugus Tugas Provinsi Nusa Tenggara Barat Drs. H. Lalu Gita Ariadi, M.Si, dalam keterangan persnya, Senin (4/5) malam, menyebutkan 7 tambahan kasus baru Covid ini adalah Pasien nomor 269, an. An. RRA, laki-laki, usia 9 tahun, Pasien nomor 270 ,an. Ny. N, perempuan, usia 33 tahun, Pasien nomor 271, an. Tn. MS, laki-laki, usia 70 tahun. Pasien nomor 272, an. Tn. ZH, laki-laki, usia 43 tahun. Pasien nomor 273, an. An. RRH, laki-laki, usia 13 tahun, dan Pasien nomor 274, an. Ny. M, perempuan, usia 39 tahun. Semua pasien ini adalah penduduk Kelurahan Cakranegara Barat, Kecamatan Cakranegara, Kota Mataram. Mereka tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19 namun memiliki riwayat kontak erat dengan pasien Covid-19 nomor 233. Saat ini menjalani karantina terpusat di Kota Mataram dengan kondisi baik.
Selanjutnya Pasien nomor 275, an. An. ENP, perempuan, usia 2 tahun, penduduk Kelurahan Sekarteja, Kecamatan Selong, Kabupaten Lombok Timur. Pasien tidak pernah melakukan perjalanan ke daerah terjangkit Covid-19, bahkan tidak memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19. Saat ini dirawat di Ruang Isolasi RSUD R. Soedjono Selong dengan kondisi baik.
Selain adanya kasus baru, hari ini juga terdapat 4 orang yang sembuh dari Covid-19 setelah pemeriksaan laboratorium swab dua kali dan hasilnya negatif. Yaitu Pasien nomor 96, an. Ny. JH, perempuan, usia 29 tahun, penduduk Desa Moyot, Kecamatan Sakra, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 98, an. Tn. U, laki-laki, usia 74 tahun, penduduk Desa Pauk Lombok, Kecamatan Suralaga, Kabupaten Lombok Timur. Pasien nomor 155, an. Tn. RW, laki-laki, usia 18 tahun, penduduk Desa Belanting, Kecamatan Sambelia, Kabupaten Lombok Timur. Dan Pasien nomor 156, an. Tn. AP, laki-laki, usia 47 tahun, penduduk Desa Labuhan Lombok, Kecamatan Pringgabaya, Kabupaten Lombok Timur. “Untuk mencegah penularan dan deteksi dini penularan Covid-19, petugas kesehatan tetap melakukan Contact Tracing terhadap semua orang yang pernah kontak dengan yang terkonfirmasi positif,” demikian Sekda Gita Ariadi. (SR)






