KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS SOSIAL KABUPATEN SUMBAWA
SUMBAWA BESAR, samawarea.com (24/4/2020)
Puasa identik dengan Ngabuburit. Ngabuburit ini dilakukan dalam bentuk berbagai kegiatan sambil menunggu adzan magrib menjelang berbuka puasa. Biasanya diisi dengan menyediakan takjil untuk dibagi-bagi kepada masyarakat atau pengguna jalan, dan ada juga berkeliling kota konvoi menggunakan kendaraan. Namun Ngabuburit ala Taruna Siaga Bencana (TAGANA) Kabupaten Sumbawa ini agak berbeda dari yang dilakukan kebanyakan orang. Di tengah Pandemic Corona ini, TAGANA Sumbawa mengisi waktu menjelang berbuka puasa dengan melakukan aksi penyemprotan disinfektan di berbagai tempat sebagai ikhtiar pencegahan penyebaran Covid-19. Sebab penyebaran Covid-19 ini sudah mengkhawatirkan, mengingat 10 orang di Kabupaten Sumbawa terpapar virus mematikan itu.
Dilepas Kadis Sosial Sumbawa melalui Kabid Linjamsos, Mirajuddin ST, Jumat (24/4) sore tadi tepat hari pertama Ramadhan tahun ini, TAGANA menurunkan 10 orang personil untuk menghujani disinfektan di Pasar Kerato dan Pasar Brang Bara. Saat menggelar aksi tersebut, situasi pasar sudah sepi, karena para pedagang baru selesai berkemas. Kehadiran anggota TAGANA ini disambut antusias para penghuni pasar yang masih tersisa. Bahkan beberapa di antaranya menjadi pemandu mengarahkan personil TAGANA melakukan penyemprotan di beberapa titik dalam pasar yang dianggap cukup ramai dikunjungi pembeli.
Koordinator TAGANA Kabupaten Sumbawa, Dedi Susanto S.Pd.I mengatakan, aksi jelang berbuka puasa ini dilaksanakan saat beberapa anggota TAGANA lepas piket di sejumlah Posko Terpadu. Ini dilakukan untuk menyiasati terbatasnya jumlah personil TAGANA. Sebab anggota TAGANA sudah dikerahkan di lima Posko Terpadu sebagai respon atas permintaan Tim Gugus Tugas Penanganan Covid 19 Kabupaten Sumbawa. Setiap harinya anggota disebar di lima Posko Terpadu seperti Gerbang Timur (Kecamatan Tarano), Gerbang Barat (Kecamatan Alas Barat), Gerbang Selatan (Kecamatan Lunyuk), Terminal Sumer Payung dan Pantai Goa, guna memback-up pemeriksaan lalulintas orang dari luar daerah ke Kabupaten Sumbawa. Sementara di sisi lain TAGANA juga harus tetap melayani permintaan masyarakat untuk penyemprotan di sejumlah lokasi. “Kami berusaha agar kepercayaan yang diberikan kepada kami baik dari pemerintah maupun masyarakat, sama-sama jalan, tentunya dapat kami laksanakan secara maksimal dan penuh tanggung jawab,” tandasnya.
Untuk awal Ramadhan ini, sebut Dedi, pihaknya melakukan penyemprotan di dua pasar dalam Kota Sumbawa. Esoknya, penyemprotan ini akan dilanjutkan di Pasar dan Puskesmas Labuan Sumbawa serta titik lain di sekitar wilayah tersebut. “Sementara ini kami melakukan penyemprotan sore hari menjelang buka puasa,” ujarnya, seraya menghimbau masyarakat untuk patuh dan tetap mengikuti aturan dan surat edaran pemerintah sebagai langkah bersama dalam memutus rantai penyebaran Covid-19.
Sementara Kadis Sosial Sumbawa melalui Kabid Linjamsos, Mirajuddin ST, mengapresiasi upaya TAGANA mengisi Ramadhan ini dengan kegiatan yang bermanfaat terutama memutus mata rantai penyebaran Covid. Ia berharap anggota TAGANA tetap menjaga kesehatan agar tetap berkonstribusi bagi masyarakat dan daerah. (JEN/SR)








