SUMBAWA BESAR, SR (20/10/2019)
Poros Pembaharuan selangkah lagi akan ‘menguasai’ DPRD Sumbawa. Pasalnya Poros yang belum lama ini digagas, kian ‘gemuk’. Setelah Hanura, Nasdem, Golkar, PPP, PKS, Gerindra, Perindo, PKPI, dan Berkarya, kini Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ikut bergabung. Bergabungnya partai besutan Muhaimin Iskandar tersebut cukup mengejutkan di jelang akhir Pembentukan Alat-alat Kelengkapan Dewan (AKD) yang akan berlangsung, Senin (21/10) besok. Kepastian bergabungnya PKB, terungkap dalam pertemuan Poros Pembaharuan di Wisma Perate, Minggu (20/10). Ketua PKB Sumbawa, H Idham bersama Sekretaris DPC serta anggota fraksinya di DPRD, hadir. Mereka bergabung bersama Ketua dan Sekretaris Hanura, Ketua Nasdem, Ketua PPP, Ketua Dewan Pembina Golkar beserta Sekretarisnya, Ketua Gerindra, Ketua PKS, serta semua anggota fraksi partai yang tergabung dalam Poros Pembaharuan.
Sebelumnya PKB dikhabarkan bergabung dengan PDIP, Demokrat dan PAN. Kempat partai ini berkoalisi untuk merebut unsur pimpinan di AKD. Dengan hijrahnya PKB ke Poros Pembaharuan, komposisi kekuatan menjadi 30 berbanding 15. Jika partai yang tergabung dalam Poros Pembaharuan tetap konsisten hingga pemilihan AKD, ambisi untuk menguasai DPRD bukan pepesan kosong.
Ketua DPD Nasdem Sumbawa, H Asaat Abdullah ST salah satu penggagas pertemuan kepada wartawan mengakui, bergabungnya PKB dalam Poros Pembaharuan. Keberadaan Poros ini bukan hanya terbatas pada pembentukan AKD. Semua partai dalam Poros ini sudah berkomitmen untuk bersama-sama mengawal roda pemerintahan agar on the track, serta dihajatkan bagi kepentingan Tau dan Tana Samawa. Selain itu untuk menguatkan dan mengembalikan marwah DPRD Sumbawa. “Ini untuk jangka panjang, siapapun nanti yang menjadi Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa 5 tahun ke depan, DPRD harus kuat dan memiliki marwah,” tandasnya. (JEN/SR)








