SUMBAWA BESAR, SR (22/10/2019)
Lalu Hermawansyah SE memastikan diri untuk maju pada Pilkada Sumbawa 2020 melalui jalur partai politik. Ini dibuktikan dengan kedatangan mantan pejabat Pertamina Pusat ini ke Sekretariat Partai Nasdem Kabupaten Sumbawa untuk mendaftarkan diri secara resmi, Senin (21/10) kemarin. Lalu Her—akrab tokoh Sumbawa yang pernah menjabat Ketua Ikatan Keluarga Sumbawa Jakarta Raya (IKASUM JAYA) ini datang didampingi keluarga dan para pendukungnya. Lalu Her merupakan bakal calon kelima yang resmi mendaftar ke Nasdem. Sebelumnya Ir. H. Mokhlis M.Si, Baijuri Bulkiyah SH, HM Husni Djibril B.Sc dan Drs. H Mahmud Abdullah. Kehadiran Lalu Her disambut hangat Ketua DPD Nasdem Sumbawa H Asaat Abdullah ST didampingi Sekretaris DPD Chandra Wijaya Rayes ST serta jajaran pengurus dan tim verifikasi.
Dalam sambutannya, Lalu Her mengaku datang untuk menawarkan diri kepada Nasdem sebagai parpol yang dinamis, enerjik, dan bisa menciptakan banyak kepala daerah di Indonesia ini. Ia berharap dapat diterima dan diproses sebagaimana persyaratan yang disampaikan. Putra kelahiran Alas 17 Juli 1961 ini ingin memanfaatkan momen Pilkada Sumbawa agar bisa berbuat lebih banyak untuk Tau dan Tana Samawa. Dengan mengusung tagline “Sumbawa Baru”, Lalu Her ingin memanfaatkan momen kontestasi Pilkada menawarkan sebuah gagasan atau ide. Persepsinya tentang masyarakat sejahtera adalah masyarakat Sumbawa yang “takit lako nene’ kangila boat lenge’ masyarakat adat yang bersendikan syara dan kitabullah. “Persepsi pemikiran yang kami ungkapkan dalam sebuah visi dengan judul terwujudnya masyarakat Sumbawa yang bermarwah dan bermartabat, masyarakat yang punya jatidiri, masyarakat yang bermartabat secara ekonomi, secara sosial budaya,” bebernya.
Menurutnya ada tiga kata kunci untuk mewujudkan semua itu, yakni akselarasi, percepatan, inovasi dan nilai tambah. Berbicara masalah akselarasi adalah sangat penting untuk pertumbuhan Sumbawa. Karena Ia dan tim merasa Sumbawa ini dengan potensi sumber dayanya yang begitu melimpah, luas wilayah yang hampir 45 persen luas NTB serta jumlah penduduk yang sedikit, sangat naïf masih belum sejahtera. “Dengan manusianya yang hidup hanya tidak lebih dari 500 ribu jiwa ini kalau sampai daerah kita miskin, maka kita seperti tikus yang mati di lumbung padi. Permasalahan kita sebenarnya apakah kita tidak mampu untuk menolong diri kita sendiri, atau kita salah kelola daerah ini,” ujarnya.
Karenanya Dewan Penakar Adat LATS yang masih dipercaya sebagai Konsultan PT. Synergy Risk Management, dan manajemen PT. Tugu Re Asuransi Indonesia—kedua perusahaan bagian dari Pertamina Group ini, datang mendaftar ke Partai Nasdem untuk membawa konsepsi tersebut. “Konsep yang ditawarkan tadi, mulai percepatan atau akselerasi , inovasi, dan peningkatan nilai tambah, itu terbingkai dalam sebuah kata yakni “restorasi” yang cocok dengan semboyan Partai Nasdem. Restorasi ekonomi, restorasi bermartabat dalam budaya,” cetusnya.
Sementara Ketua DPD Nasdem Sumbawa, H Asaat Abdullah ST memuji semua calon yang mendaftar di Nasdem adalah figure yang bagus dan layak. Haji Saat—akrab Ia disapa hanya berpesan kepada calon bahwa untuk meraih kemenangan harus mengenali diri dan siapa lawannya “Ketika kita sudah mengenali diri, lawan dan alam, kita tidak akan takut meski harus bertempur 100 kali. Insyaa Allah kesuksesan itu akan kita raih,” tukasnya.
Untuk diketahui, semua bakal calon yang mendaftar akan diperlakukan sama dan setara, tidak ada yang special. Semua berkas akan diproses dan disampaikan ke DPW untuk diplenokan sehingga dikerucutkan menjadi tiga calon. Dari DPW akan disampaikan ke DPP. “Rapat pleno akan kita laksanakan sekitar tanggal 27–28 Oktober. Setelah pleno Kabupaten kita lakukan pleno di Provinsi tanggal 3-4 November, lalu tanggal 6–7 kita bawa ke Jakarta, sekaligus ada Kongres Partai Nasdem. Tanggal 8–11 kemungkinan calon yang diusulkan akan dipanggil kesana,” beber Anggota Komisi IV DPRD Provinsi NTB ini. (JEN/SR)






