Mohon Pamit, KKL UNSA di Desa Ngeru Dinilai Berbeda dan Luar Biasa

oleh -460 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (21/9/2019)

Berbagai program kerja yang telah disusun berdasarkan survey lapangan mahasiswa KKL di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir tuntas dilaksanakan. Dua tema khusus yang diamanatkan di Desa Ngeru adalah STBM dan Potensi Lokal, termasuk program kerja lainnya diluar tema tersebut. Program STBM dilaksanakan dengan pendekatan trigger kepada anak-anak sekolah dasar dan warga sasaran program, sementara program potensi lokal dituntaskan melalui pemberdayaan masyarakat dan pencanangan Desa Ngeru sebagai kampung gerabah di Kabupaten Sumbawa. Selain itu, berbagai program strategis lainnya telah dirasakan outcomenya oleh masyarakat setempat. Tidak hanya program strategis, namun juga program humanis kepada masyarakat sangat diutamakan oleh kelompok KKL di Desa Ngeru ini.

Heri Kurniawansyah HS, MPA selaku Dosen Pembimbing mengatakan, KKL itu bukan hanya tentang mengejawantahkan program tehnis lalu dianggap berhasil, namun KKL juga tentang praktik keakraban humanis kepada masyarakat. Inilah yang tidak lelah ditekankan kepada para mahasiswa KKL oleh dosen pembimbingnya di Desa Ngeru Kecamatan Moyo Hilir, bahwa menyatu dengan warga adalah bagian terpenting dari sebuah KKL. “Kami ingin mereka menjadi keluarga baru di tempat mereka KKL, yaitu sebuah stigma keakraban tiada batas dengan seluruh strata sosial yang ada. Pesan itu hampir setiap hari saya kirim, bahwa menjadikan warga sebagai orang tua baru dan saudara baru dengan segala metode keakraban adalah satu dari substansi lain tentang ber KKL. Alhamdulillah, perintah itu selalu mereka jadikan program sehari-harinya di samping menjalankan berbagai program strategis lainnya,” ungkap Heri.

Hasilnya, berbagai program strategis yang mereka jalankan tidak lepas dari kuatnya tangan ikhlas warga desa akibat dari terjalinnya relasi antar sesama. Selain itu, hawa keakraban itu terlihat dari masing-masing posko tempat mereka ber KKL tanpa sepi dari kunjungan berbagai komponen masyarakat, terutama anak-anak desa. Staf desa dan warga setempat mengaku bangga dan merasa keberadaan kelompok KKL UNSA Desa Ngeru sangat luar biasa. Manfaat program yang dijalankan sangat terasa. “KKL tahun ini di desa kami sungguh berbeda, kedekatan dengan masyarakat sungguh kuat. Selamat kepada UNSA, terimakasih kepada KKL UNSA dan dosen pembimbing,” ucap staf desa dan beberapa warga ketika para mahasiswa KKL berpamitan. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *