MATARAM, SR (22/9/2019)
Jajaran Lalulintas Polda NTB melaksanakan syukuran HUT Lalulintas Bhayangkara ke-64 di Ponpes Hidayatul Muhsinin, Desa Labulia Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, Minggu, 22 September 2019. HUT Lalulintas kali ini bertemakan ‘Dengan Semangat Promoter, Korlantas Polri mengoptimalkan Pelayanan Lalulintas Berbasis IT Guna Mendukung Program Road Safety”.
Kegiatan syukuran ini sengaja dilaksanakan di Ponpes bersama para santri dan masyarakat dalam konsep ‘Polda NTB Berbagi’. Bersama Komunitas Motor, Jasa Raharja, Pemda dan instansi lainnya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dan memupuk kepekaan Polantas terhadap perkembangan yang ada sehingga wawasan masyarakat dapat meningkat dalam ikut serta menciptakan keamanan dan ketertiban berlalulintas di jalan raya. Dalam acara ini berisi beberapa kegiatan, antara lain tampilan dari para santri dalam melantunkan puisi dan pidato tertib berlalulintas, peragaan polisi cilik, pengobatan gratis, pemberian bantuan korban kecelakaan, pelayanan SIM di Alfamart serta bantuan dana pendidikan kepada Yayasan Ponpes Hidayatul Muhsinin.
Direktur Lalulintas Polda NTB Kombes Pol Amin Litarso SH selaku penyelenggara, melaporkan beberapa kegiatan jajaran lalulintas yang telah dilakukan dalam memperingati HUT Lalulintas Bhayangkara ke-64. Yakni, penambahan waktu pelayanan SIM Corner di Epicentrum Mall, Jumat Berkah dengan membersihkan masjid, pura, gereja dan tempat ibadah lain, Polantas Berbagi (nasi bungkus kepada masyarakat), pembagian air bersih di Loteng dan Lobar, anjangsana ke warakawuri dan rumah yatim piatu, donor darah, bantuan pembangunan MCK dan karpet ke Ponpes Hidayatul Muhsinin.
Selain itu menggelar Lomba Polantas Got Talent, Lomba Pelaporan E-Tilang terbaik, Lomba IMRS tercepat dan terlengkap, penghargaan anggota Polantas yang berprestasi melakukan pembinaan kelompok radikal dan menangkap tersangka pengedar shabu.
Ketua Yayasan Ponpes Hadayatul Muhsinin H. Zulkifli SE, MM menyampaikan terimakasih kepada Kapolda NTB melalui Direktorat Lalulintas telah peduli memberikan bantuan dana dan pembangunan kepada Ponpes Hidayatul Muhsinin.
Syukuran ini juga sebagai bentuk optimalisasi pelayanan lalulintas Polri yang berbasis IT karena saat ini telah ada Electric Registration and Identification (ERI), SMART SIM, juga ada penindakan pelanggaran lalulintas dengan Sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), Pelayanan SIM dan SAMSAT online serta inovasi berbasis IT lainnya. Dalam acara tersebut juga dilaunching aplikasi SAMONA (Samsat Online Nasional) untuk pembayar pajak kendaraan luar daerah dimana saja melalui aplikasi, tanpa harus kembali atau mengurus administrasi di daerah asal kendaraan. Ditlantas Polda NTB juga meluncukan aplikasi PASTI (Pelaporan Akuntabilitas Terintegrasi) tentang pelaporan kinerja Satuan Lalulintas jajaran Polres dan Direktorat Lalulintas sebagai bahan analisa pimpinan dalam mengukur capaian kinerja.
Kapolda NTB Irjen Pol Drs. Nana Sudjana AS, MM menyampaikan bahwa acara ini akan terus diselenggarakan di luar markas komando, yang tidak ceremonial di dalam gedung. Acara ini juga dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia. Diharapkan jajaran Lalulintas berbenah atau lebih baik ke depan, karena Polri merupakan bagian dari masyarakat yang memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan kepada massyarakat dalam rangka memelihara kamtibmas khususnya dalam keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalulintas. “Kita ketahui bersama saat ini sudah dilaksanakan Program Road Safety dari Korlantas Polri, saya berharap kepada kita semua untuk ikut mensukseskan program tersebut dengan selalu patuh dan taat terhadap motto yang dicanangkan yaitu Stop Pelanggaran, Stop Kecelakaan, Keselamatan Untuk Kemanusiaan,” bebernya.
Selanjutnya Irjen Nana Sudjana menyampaikan amanat Kapolri bahwa lalulintas memiliki fungsi penting dalam mendukung pembangunan nasional dimana lalulintas merupakan urat nadi kehidupan serta cermin budaya, modernitas dan kemajuan suatu bangsa. Performa dan kinerja personel lalulintas akan memberi pengaruh penting dalam pembentukan kepercayaan publik terhadap Polri. Personel lalulintas diharapkan terus mengembangkan kapasitasnya, meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam pelaksanaan tugas dengan mengoptimalkan berbagai program pendidikan dan pelatihan baik dalam negeri maupun di luar negeri.
Kapolri mengakhiri amanatnya dengan berpesan agar personel lalulintas selalu menjunjung tinggi profesionalisme, memegang teguh komitmen dan integritas dalam pelaksanaan tugas. Hindari berbagai tindakan yang dapat merusak kepercayaan masyarakat terhadap Polri mulai dari perilaku koruptif, arogansi kekuasaan sampai dengan kekerasan eksesif. (SR)






