MATARAM, SR (23/4/2018)
Gubernur NTB, Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc mengaku memiliki hubungan yang sangat dekat secara emosional dengan seluruh pasangan calon Capres-Cawapres peserta Pemilu. “Saya sama Pak Jokowi itu kenal sejak dulu beliau jadi Walikota Solo, jadi kalau beliau sedang di Jakarta beliau numpang mobil saya. Kami juga sering duduk bersama dan ketemu di rumahnya berdialog tentang ekonomi dan sebagainya. Sedangkan Pak Ma’ruf Amin ini dulu, semasa jadi aktivis di kampus hingga Anggota DPR, sering meminta nasehat dari beliau. Begitupun Pak Prabowo yang sangat dekat dengan kami, juga Sandiaga Uno yang sering bersama saya. Bahkan liburan bersama, satu teman main, satu teman pergaulan,” bebernya saat silaturahmi dengan para komponen masyarakat pasca Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden, Legislatif dan Dewan Perwakilan Daerah Tahun 2019, di Pendopo Gubernur NTB, Mataram, belum lama ini.
Gubernur juga menjelaskan dirinya sangat berhati-hati dalam bersikap, dan memilih sebisa mungkin tidak sampai melukai salah satu paslon di Pemilu ini. “Saya khawatir sekali melukai perasaan salah satunya, karena kadang-kadang mudah kita berbicara, menulis status, pidato dan lain sebagainya. Tapi kalau kata-kata kita tidak terkontrol luka batin itu susah disembuhkan,” jelas Gubernur.
Gubernur juga menyinggung fenomena sosial media di masyarakat NTB. “Ketika saya diundang Polri khusus melihat sosial media masyarakat NTB, saya geleng-geleng kepala. NTB ini walaupun kecil provinsinya, pengguna media sosialnya luar biasa besar. Namun alhamdulillah berkat tokoh masyarakat, tokoh agama dan seluruh stakeholders, juga karena kita sering berkumpul bersama, sering berdialog, alhamdulillah NTB tetap sejuk,” cetusnya.
Terakhir, Gubernur berpesan agar masyarakat senantiasa bersatu walau berbeda pilihan. “Pilihan boleh berbeda, tapi mudah-mudahan tidak membuat modal sosial kita terkuras habis. Kita boleh berbeda, namun dengan duduk bersama mudah-mudahan hati kita semakin dekat, kita bisa tersenyum, saling berjabat tangan dan bersilaturahmi sesungguhnya,” tutupnya. (SR)






