GKPD Topang Misi NTB Gemilang

oleh -501 Dilihat

MATARAM, SR (24/3/2019)

Gerakan Keamanan Pangan Desa (GKPD) yang dimotorori oleh Balai POM Mataram semakin memantapkan visi misi NTB menjadi daerah yang gemilang. “Kami berangkat dengan visi Gubernur NTB yaitu mewujudkan NTB yang Gemilang. Dari visi tersebut ada 6 misi yang menjadi program prioritas beliau. Terkait ketahan pangan kita masuk dalam visi ke 4 dan 5, yaitu NTB asri dan lestari serta NTB sejahtera, dimana penekanannya ada pada pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan serta penanggulangan kemiskinan. Hal tersebut dapat ditopang melalu program GKPD,” ungkap Kepala Bidang Pemerintahan Desa DPMPD NTB, Hendra Saputra, pada pertemuan koordinasi lintas sektor penentuan target 76 desa GKPD, di Mataram (23/4).

Di hadapan para peserta yang terdiri dari perwakilan OPD terkait, Hendra menjelaskan, GKPD sendiri bertujuan untuk meningkatkan kemandirian masyarakat desa di bidang keamanan pangan berbasis kearifan lokal. Masyarakat diharapkan dapat melakukan pengawasan keamanan pangan secara mandiri, untuk menjamin pemenuhan kebutuhan pangan yang aman sekaligus memperkuat ekonomi desa. Lebih jauh Hendra menyampaikan, dalam mewujudkan GKPD ada 3 aspek yang menjadi indikatornya. Ketiga aspek tersebut ialah, stabilitas ekonomi, akses fisik, serta aspek ekonomi yg bisa diupayakan masyarakat. “Ini harus terpenuhi untuk mewujudkan masyarakat yang sejahtera. Karena terpenuhinya pangan yang aman merupakan bagian dari hak asasi manusia,” imbuhnya.

Sementara Sekretaris Daerah NTB Ir. Rosyadi H Sayuti, M.Sc.,PhD. mengatakan, target 76 desa memang sangat sedikit. Namun bukan berarti desa yang lain tidak boleh ikut serta. “Meskipun tidak termasuk target grup tapi tidak ada salahnya kita juga memberikan kesempatan bagi desa lain di sekitarnya, sehingga keamanan pangan ini cepat tersosialisasikan dengan baik. Jadi tidak terbatas hanya 76 desa itu saja,” ujarnya.

Desa pangan aman yang di intervensi tahun 2014- 2019 di NTB sebanyak 25 desa meliputi 5 desa di kota Mataram, 5 desa di Lombok barat. Kemudian 3 desa di pulau Sumbawa, 3 desa di Lombok tengah, 3 desa di Dompu, 3 desa di Sumbawa barat dan 3 desa di Lombok timur. Untuk desa pangan aman terpadu dari 2017-2019 sebanyak 76 desa dengan rincian sebanyak 21 desa di Lombok barat, 15 desa di Lombok tengah, 29 desa di Lombok timur dan 11 desa di Lombok utara. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *