Wagub NTB Sambut Positif Dukungan ILO Tingkatkan SDM Pariwisata NTB

oleh -309 Dilihat

MATARAM, SR (11/3/2019)

Wakil Gubernur NTB Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah menyambut baik dukungan dari Internasional Labour Organization (ILO) yang tergabung dalam Tim Join Scoping Mission Kemenko Bidang Kemaritiman yang akan membantu pemerintah dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) untuk pengembangan kepariwisataan di Provinsi NTB. “Saat ini NTB juga telah memiliki sekolah pariwisata yakni Poltekpar, di samping beberapa sekolah pariwisata lainnya di beberapa tempat di NTB, yang tentunya untuk menunjang peningkatan SDM di bidang pariwisata,” ujarnya saat menerima tim ILO di ruang kerjanya, Senin (11/3).

Pemerintah sangat menyambut baik hal ini, lanjut Wagub. Lebih-lebih saat ini pemerintah sedang giat-giatnya membangun Desa Wisata sebagai destinasi baru wisatawan yang berkunjung ke NTB. Dengan adanya Tim ILO ini akan sangat membantu sekali dalam meningkatkan SDM pelaku-pelaku yang berkaitan dengan pariwisata.

Dijelaskan Wagub, salah satu program pendukung pariwisata NTB saat ini adalah Zero Waste. Program merupakan impian pemerintah untuk membuat NTB bersih, indah dan sehat dengan bebas sampah. Hal ini harus dimulai dari hulu, yakni desa dengan pembentukan satu desa, satu Bank sampah. “Kita ingin membangun potensi desa, dengan rasa cinta kepada lingkungannya, sehingga sampah bisa mendatangkan berkah, kedepan kami tidak ingin sampah memenuhi sungai dan laut kita lagi,” ujarnya.

Ia menambahkan, NTB memiliki potensi pariwisata yang multidimensi, mulai dari wisata Pantai, Gunung, Seni, Budaya dan Handicraft. Apalagi saat ini kawasan Mandalika dengan MotoGP pada tahun 2021. “Untuk menyambut itu kita memerlukan SDM masyarakat yang unggul. Jangan sampai masyarakat kita jadi penonton dengan kemajuan-kemajuan di NTB ini,” tandasnya.

Sementara itu, pimpinan rombongan dari Kemenko Bidang Maritim Suhendar menjelaskan, ILO yang tergabung dalam tim join scoping mission Kemenko Bidang Kemaritiman akan membantu pemerintah dalam meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM), untuk pengembangan kepariwisataan di Provinsi NTB. Di Indonesia tempatnya ada dua saat ini yakni di Danau Toba dan Lombok, NTB. “Tujuannya untuk perbaikan SDM yang berkaitan dengan pariwisata,” jelasnya.

Untuk itu, tim ILO membutuhkan keterangan dan data terkait program-program kepariwisataan yang sedang berjalan di NTB. Selain memperoleh data, tim juga akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat situasi pariwisata di NTB. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *