Kemendes Gelar UMKM Go Online Bersama Shopee

oleh -404 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (26/3/2019)

Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal bekerjasama dengan Shopee menggelar Literasi Ecommerce yang bertajuk “UMKM Go Online Bersama Marketplace Shopee”. Kegiatan itu diikuti 50 UKM dari 4 kabupaten di Pulau Sumbawa yakni Kabupaten Sumbawa, KSB, Bima dan Dompu. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari di Hotel Transit Sumbawa, Selasa 26 Maret 2019, dihadiri oleh Bupati Sumbawa diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, yang membuka secara resmi kegiatan tersebut. Hadir pula Kasubdit Potensi Produk Unggulan Direktorat Pengembangan Ekonomi Lokal Ditjen PDT dan Kepala Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Sumbawa.

Bupati Sumbawa dalam sambutannya melalui Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda Kabupaten Sumbawa, A. Rahim, S.Sos, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melalui Dirjen Pembangunan Daerah Tertinggal bekerjasama dengan Shopee yang telah melaksanakan kegiatan Literasi Ecommerce di Kabupaten Sumbawa.

Dikatakan, Literasi Digital bagi masyarakat di daerah tertinggal diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih memahami bagaimana pemanfaatan internet untuk mengembangkan potensi yang ada di desa. Cakupan internet yang luas membuat peluang masyarakat untuk mengembangkan produk unggulannya menjadi lebih besar, salah satunya dengan memasarkan produknya secara online melalui marketplace yang ada, jelasnya. Bupati berharap melalui forum tersebut, masyarakat yang telah memiliki produk dan siap dipasarkan namun masih kesulitan mencari cara pemasaran sistem digital melalui marketplace, dapat teratasi dan masyarakat dapat memanfaatkan marketplace untuk menjual produk mereka, dan memahami teknis dalam melakukan transaksi penjualan melalui marketplace yang ada. “Saya meminta kepada seluruh peserta agar dapat memanfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya, dengan mengikuti pelatihan ini secara seksama sehingga dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan para peserta dalam memanfaatkan potensi-potensi pasar melalui teknologi digital,” pungkasnya. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *