Mutasi Pejabat, Talif Balik ke Pertanian, H Jun dan H Ande Bertukar Tempat

oleh -468 Dilihat

Kadis PU, PRKP, DPMD, DLH, Diskominfotik, Dishub dan Kepala BKPP, Lowong

SUMBAWA BESAR, SR (4/2/2019)

Mutasi pejabat kembali digelar pemerintahan HM Husni Djibril B,Sc—Drs. H. Mahmud Abdullah (Husni—Mo), Senin (4/2) siang tadi. Ini ditandai dengan dilantiknya 20 pejabat struktural dan 1 pejabat fungsional. Sebagian dari pejabat ini kembali menempati posisi lama. Namun banyak jabatan kepala dinas yang lowong. Mutasi yang berlangsung di Aula H. Madilaoe ADT Lantai 3 Kantor Bupati Sumbawa ini dihadiri Wakil Bupati Sumbawa, anggota DPRD Provinsi NTB, Ketua DPRD Sumbawa beserta anggota, Sekda, Anggota Forkopimda, Asisten, Pimpinan OPD, Pimpinan PT. Bank NTB, Ketua TP. PKK Kabupaten Sumbawa, Ketua Bhayangkari Cabang Sumbawa, tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Adapun pejabat struktural yang dilantik antara lain adalah A. Rahim S.Sos yang sebelumnya Kepala BKPP dipromosi menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekda menggantikan H. Didi Darsani, A.Pt yang dipercaya kembali menjabat Kadis Kesehatan. H. Sudirman Malik S.Pd., M.Pd dipromosi sebagai Asisten Administrasi Umum Sekda. Jabatan Kadis Dikbud yang ditinggalkan diisi H. Syahril, S.Pd M.Pd yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas PMPTSP. Kini posisi Kadis PMPTSP dijabat Tarunawan S.Sos SP yang sebelumnya Kadis Pertanian. Untuk jabatan Kadis Pertanian, Bupati kembali mempercayakan Ir. Talifuddin M.Si yang selama dua tahun menjabat Kadis Peternakan dan Kesehatan Hewan. Sebagai pengganti Talif, Bupati menggeser Ir. H. Syirajuddin yang sebelumnya Kadis Pangan yang kini dijabat Ir. Syafruddin Nur. Posisi Kadisnakertrans yang ditinggalkan Syafruddin Nur dijabat Dr. H. Ikhsan Safitri M.Sc yang sebelumnya Kepala Dinas PMD.

Kemudian Kepala Bappeda kini dijabat Ir. H. Junaidi M.Si (Jun) bertukar tempat dengan Ir. H. Iskandar D. M.Ec.Dev (Ande) yang sekarang Kadis Dispopar. Wirawan S.Si MT dipercaya menjabat Kepala BPKAD menggantikan Drs. H. Baharuddin yang selanjutnya menjabat Kepala Inspektorat menggantikan Drs. H. Hasan Basri yang kini menggantikan posisi Wirawan sebagai Kepala Bapenda. Ir. A Yani yang sebelumnya Kadis Perhubungan digeser menggantikan Tri Karyati, S.Sos sebagai Kadis Sosial. Selanjutnya Tri Karyati menjabat Kepala Dinas P2KBP3A menggantikan Drs. H. Ibrahim Patawari yang memasuki masa pensiun. Ir. H. Ibrahim yang sebelumnya Kadis Kominfotik digeser menjabat Kepala Dispussip yang lowong setelah ditinggalkan Ir. H. Mustafa yang pensiun. Jabatan lainnya adalah Staf Ahli Bupati Pembangunan Ekonomi dan Keuangan diisi Ir. Lalu Suharmadji MT yang sebelumnya Kadis PUPR. Kemudian Staf Ahli Bupati Sumber Daya Aparatur dan Kemasyarakatan dijabat Drs. H Zainal Abidin yang sebelumnya Kepala BPBD Sumbawa yang kini dijabat Ir. A. Rahim. Serta dr. Koeswardono, H. Sp.A dilantik sebagai pejabat fungsional.

Untuk diketahui, mutasi kali menyisakan 9 jabatan yang lowong. Yaitu Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas PRKP, Kepala Dinas PMD, Kepala Dinas LH, Kepala Diskominfotik, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala BKPP, dan Staf Ahli Pemerintahan, Hukum dan Politik.

Dalam sambutannya Bupati menyampaikan mutasi kali ini adalah mutasi penuh harapan dan dinantikan oleh sebagian besar aparatur untuk dapat mengembangkan karir, termasuk dalam posisi jabatan fungsional. Sebagai contoh dokter yang sebelumnya menduduki jabatan fungsional ahli madya dengan batas usia pensiun 60 tahun, apabila dipromosi ke jabatan fungsional ahli utama maka batas usia pensiun menjadi 65 tahun. Bupati juga menyampaikan terima kasih yang tulus atas kiprah dan kontribusi para ASN yang telah mengakhiri masa tugasnya.

Disampaikan Bupati, memasuki tahun keempat pemerintahan Husni-Mo, begitu banyak prestasi dan capaian-capaian positif pembangunan yang diraih. Namun tidak lantas terbuai, terlena, dan cepat berpuas diri, sebab masih ada “pekerjaan rumah” yang harus segera ditindaklanjuti dan ditemukan solusinya. Masih ada beberapa indikator kinerja RPJMD pada aspek kesejahteraan masyarakat, pelayanan umum dan daya saing yang belum memenuhi target serta masih memerlukan kerja keras dari seluruh komponen dinas/instansi terkait.

Bupati mengajak seluruh sahabat untuk berkomitmen menjadikan tahun ini sebagai tahun akselerasi pelaksanaan berbagai program pembangunan. Dengan harapan, di akhir masa kepemimpinan Husni-Mo pada 2021 mendatang, berbagai ikhtiar pembangunan jangka menengah telah dapat dipenuhi atau bahkan melampaui target yang ditetapkan, agar trust (kepercayaan) masyarakat terhadap pemerintah tetap terjaga. Artinya, masyarakat benar-benar dapat merasakan kehadiran pemerintah, serta menikmati buah dari kerja keras, kerja cerdas dan kerja cepat seluruh aparatur pemerintah. (JEN/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *