KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN SATPOL PP KABUPATEN SUMBAWA BARAT
SUMBAWA BARAT, SR (19/2/2019)
Linmas yang dulu dikenal dengan nama Hansip berseragam hijau muda lengkap dengan topi dan sepatu boot dengan beragam atribut yang dikenakan, biasanya hadir di setiap kegiatan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketertiban demi berlangsungnya sebuah acara. Dengan tugas yang sama kini mereka disebut dengan anggota Perlindungan Masyarakat atau Linmas. Saat ini Linmas sedang didata dan akan dibina Satpol PP.
Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Kasat Pol PP KSB, H. Hamzah mengatakan sesuai amanat dari Peraturan Menteri Dalam Negeri No. 84 Tahun 2014, Pol PP diamanahi untuk melakukan pembinaan terhadap Linmas. Untuk itu langkah awal yang akan dilakukannya adalah pendataan anggota Linmas se KSB. “Apabila ditemukn setiap desa belum maksimalkan adanya Linmas maka kami akan melakukan koordinasi untuk memaksimalkan peran Linmas ini, karena yang membentuk Linmas adalah pihak desa dan kelurahan. Kami hanya melakukan pembinaan,” jelasnya.
Dalam pendataan kali ini untuk tugas pertama bagi Linmas adalah pengamanan di masing masing TPS. Setiap TPS ditempatkan 2 anggota Linmas. Karena itu pembinaan yang dilakukannya terkait bagaimana tatacara mengamankan TPS yang menjadi tugas dan fungsi Linmas. Terkait dengan kelengkapan seperti seragam dan atribut lain, Pol PP akan menyediakannya. Anggarannya akan dimasukkan dalam Perkada mengingat di APBD murni tidak disediakan. Setelah selesai kegiatan pemilihan umum, Hamzah menyatakan keberadaan Linmas akan terus diaktifkan melalui program Siskamling. Pihaknya juga akan melakukan pelatihan. Pada kegiatan pelatihan tersebut anggota Linmas dibekali dengan keamanan dan ketertiban, serta keterampilan mengatasi bencana, termasuk mengatasi masyarakat yang terkena bencana alam minimal pertolongan pertama. “Pembinaan yang dilakukan Pol PP bukan hanya sebatas di ruangan, kita juga akan melibatkan Linmas dalam penertibn di lapangan sesuai wilayah masing masing, hal ini penting agar Linmas lebih percaya diri dan lebih memahami setiap pelanggaran yang terjadi. Kami berharap nantinya setelah ada pembinaan Linmas lebih peka terhadap persoalan masyarakat dan menjadi yang terdepan dalam menanganinya,” pungkas Haji Hamzah. (HEN/SR)






