Tak Betah, Puluhan Pedagang Kembali ke Pasar Seketeng

oleh -329 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (31/1/2019)

Puluhan pedagang terpaksa kembali ke Pasar Seketeng. Mereka enggan berdagang di Stadion Pragas maupun di Taman Kerato—sebagai lokasi relokasi sementara yang disediakan Pemda Sumbawa. Pantauan SAMAWAREA, para pedagang ini mulai membangun lapak di bagian depan Pasar Seketeng hingga mengambil sebagian badan jalan. Ada juga di samping tepatnya Jalan Mujair. Sebagian besar mereka adalah pedagang ikan dan sayur. Pemandangan ini terlihat sejak Kamis (31/1) siang. Bahkan aktivitas jual beli di tempat itu terlihat menggeliat hingga sore hari. Ini juga yang mengundang para pedagang lainnya mengikuti jejak rekannya tersebut untuk membangun lapak-lapak. Kondisi ini semakin mempersempit badan jalan. Bukan hanya lapak yang sudah menjorok ke jalan, tapi perpakiran yang sudah masuk ke tengah jalan, belum lagi bongkar muat barang. Arus lalulintas pun berjalan lambat karena badan jalan yang tersisa sangat sempit.

Sebagian besar pedagang yang ditemui mengaku terpaksa kembali ke Pasar Seketeng. Menurut mereka, lokasi relokasi sementara di Stadion Pragas membuat pedagang tidak betah. Selain becek, para pembeli enggan masuk berbelanja. Akibatnya omzet mereka turun. “Daripada kami bertahan tak dapat makan, lebih baik kami berinisiatif kembali ke Pasar Seketeng, apalagi di sini (Pasar Seketeng, Red) masih ada tempat lowong untuk kami membuka lapak,” ujar pedagang ini.

Mereka mengaku korban kebakaran yang sudah mengalami kerugian yang cukup besar. Mereka harus pandai-pandai berusaha agar bisa kembali bangkit seperti sediakala. Dengan kondisi yang ada sekarang, ujarnya, bukannya bangkit malah mereka semakin terpuruk. “Mohon kebijakan, berikan kami kesempatan untuk kembali menempati Pasar Seketeng,” pintanya. (JEN/SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *