SUMBAWA BESAR, SR (27/1/2019)
Kegiatan yang dilakukan Boos Café patut diacungi jempol. Dalam merayakan hari jadinya yang pertama, café yang berlokasi di Jalan Diponegoro, Kota Sumbawa Besar ini, berbagi kebahagiaan dengan Panti Asuhan di wilayah Kabupaten Sumbawa. Ada 8 panti asuhan yang disantuni dalam bentuk pemberian bantuan pada Sabtu (26/1) kemarin. Adalah Panti Asuhan Darul Ikhlas Desa Kerato Unter Iwis, Al Mizan Desa Lopok Kecamatan Lopok, Miftahul Ulum Desa Leseng Kecamatan Moyo Hulu, Al Islah Gunung Galesa Kecamatan Moyo Hilir, Tritunggal Jalan Diponegoro Kecamatan Sumbawa, Al Amanah Jalan Cendrawasih Kecamatan Badas, PA Muslim Mandiri Jalan Pondok Tahfiz Kebayan Kelurahan Brang Biji, dan Pondok Yatim Perempuan ‘An-Nisa” Kelurahan Brang Biji Kecamatan Sumbawa. Selain berbagi dengan Panti Asuhan, Boos Cafe yang merupakan pusat kuliner di pusat Kota Sumbawa ini memberikan potongan harga (diskon) 50 % atas semua produk atau sajian menu pada 24 Januari lalu.
Manager Sales Marketing Boos Café, Hendri Birawa yang ditemui di sela-sela kunjungannya di Panti Asuhan Muslim Mandiri, menyebutkan bahwa kegiatan social yang dilakukan ini selain memperingati HUT Perdana Boos Café juga ikut memeriahkan HUT Kabupaten Sumbawa ke-60. Menurutnya, berbagi dengan panti asuhan yang menjadi program unggulan Boos Café disamping potongan harga untuk customer, merupakan cara agar keberadaan perusahaannya bermanfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. “Kami melakukan satu program tapi untuk dua sasaran. Hasil penjualan dengan memberikan diskon 50% kepada customer semuanya didonasikan kepada sejumlah panti asuhan ini. Secara tidak langsung kami ingin mengajak serta para customer Boos Café juga ikut berbagi untuk sesama. Untung untuk customer dan bermanfaat bagi Panti Asuhan,” ungkap Bang Hendri—sapaan pria murah senyum ini.
Dipilihnya Panti Asuhan sebagai sasaran bantuan, lanjut Bang Hendri, di samping banyak manfaat, juga diharapkan kebarokahan dari donasi tersebut melancarkan bisnis dan usaha Boos Café ke depan untuk terus berkembang. “Kami ingin doa anak-anak yatim piatu yang terpanjatkan ini, membuat usaha kami lancar,” imbuhnya.
Ke depan ungkap Bang Hendri, kegiatan seperti ini akan terus diupayakan .Tentunya dengan harapan donasi yang diberikan meningkat dan jangkauannya lebih luas dari sebelumnya. “Intinya kami tidak hanya memikirkan bisnis semata tapi ada tanggung jawab social kami bagi masyarakat dan daerah,” pungkasnya. (JEN/SR)










