Gelar Sumbawa Berdzikir dan Tausiyah Hadirkan Gus Muwafiq
SUMBAWA BESAR, SR (22/1/2019)
Pemerintah Kabupaten Sumbawa menggelar “Sumbawa Berdzikir dan Tausiyah” memperingati HUT ke–60 Kabupaten Sumbawa Tahun 2019. Dalam kegiatan yang dipusatkan di Masjid Agung Nurul Huda, Senin (21/1) malam itu Pemda mendatangkan KH.Ahmad Muwafiq (Gus Muwafiq) sebagai penceramah. Hadir dalam kesempatan itu Gubernur NTB Dr. H. Zulkieflimansyah, Bupati Sumbawa, Ketua TP PKK Sumbawa, Wakil Bupati Sumbawa, Anggota Forkopimda, Sekda dan Asisten, Pimpinan OPD serta jajarannya, tokoh agama, tokoh masyarakat dan karyawan karyawati pemerintah Kabupaten Sumbawa.
Bupati Sumbawa, HM Husni Djibril, B.Sc dalam sambutannya mengatakan pembinaan ummat begitu penting bagi pembangunan daerah dan bangsa, karena keseimbangan iman dan taqwa dengan ilmu pengetahuan dan teknologi haruslah sejalan dalam kehidupan. Iman dan taqwa diperlukan untuk mengatur hubungan antara manusia dan tuhan-nya, sementara ilmu pengetahuan dan teknologi kebanyakan membawa perubahan gaya hidup manusia, sehingga diperlukan landasan keimanan yang kokoh agar kemajuan zaman yang ada saat ini memberi manfaat yang positif bagi kehidupan. “Kita semua menyadari bahwa di era kemajuan teknologi yang serba cepat dan modern ini, dunia tak ada jaraknya seakan hidup tanpa batas ruang dan waktu. Dan permasalahan umat Islam hari ini yang banyak menimpa generasi muda kita, adalah adanya krisis moral yang ditimbulkan oleh kemajuan zaman, khususnya teknologi informasi, sehingga kita sering mendengar atau menyaksikan terjadinya tawuran pelajar, pergaulan asusila, kecanduan pornografi, bolos sekolah, dan menjadi budak narkoba, serta jauh dari budaya luhur ketimuran dan mengekor kepada budaya kebarat-baratan yang tak terarah,” beber Bupati.
Globalisasi tentu tidak bisa sepenuhnya disalahkan. Menurut Bupati, banyak juga dampak positif yang dirasakan manfaatnya. Untuk itu diperlukan kemampuan dalam memfilter dampak negatif yang ditimbulkan globalisasi dengan cara memperkokoh keimanan dan menjalankan gaya hidup yang sesuai dengan Syariat Islam. Sehingga melalui kegiatan Sumbawa Berdzikir dan Tausiyah ini, Bupati berharap semua dapat meningkatkan kualitas keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mampu melakukan evaluasi dan introspeksi diri sehingga dapat mempersiapkan diri menghadapi tantangan zaman dan memanfaatkannya ke arah yang positif. Bupati juga mengajak untuk semakin memperkuat semangat ukhuwah islamiyah (persaudaraan sesama muslim), dan juga ukhuwah wathaniah (persaudaraan setanah air). mengingat tahun ini kita akan melaksanakan Pilpres dan Pileg. “Saya mengajak seluruh elemen masyarakat Tana Samawa untuk menyukseskan Pemilu 2019 yang aman, damai dan sejuk di wilayah Kabupaten Sumbawa. Dengan Sumbawa bergotong royong, saya berharap semangat kebersamaan kita akan semakin kokoh dalam membangun daerah ini ke depan demi terwujudnya Sumbawa yang hebat dan bermartabat,” cetusnya.
Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. H. Zulkiflimansyah, SE, M.Sc mengaku sangat bahagia hadir untuk mendengar petuah dari penceramah Gus Muwafik. “Semoga dengan tausiyah beliau kita mampu merayakan 60 tahun HUT Kabupaten Sumbawa dengan rendah hati, penuh doa dan Insya Allah Kabupaten Sumbawa yang kita cintai ini diberikan keberkahan oleh Allah SWT,” ucap Gubernur.
Menurut Bang Zul—sapaan Gubernur, Gus Muwafik ini sangat beda dengan penceramah lain. Ulama tersebut mampu menyampaikan agama dengan menyenangkan dan menyejukkan. Karena agama bukan sesuatu hal yang menakutkan tapi bagaimana dengan agama hati menjadi tenang dan tenteram serta saling menghormati dengan yang lainnya. “Semoga dengan ceramah yang beliau sampaikan memberikan kita sesuatu yang akan kita bawa pulang dan bermanfaat,” pungkasnya. (SR)






