Wabup Ansori Sambut Tim KSP, Penataan Kawasan Kumuh Diharapkan Tekan Kemiskinan dan Stunting

oleh -85 Dilihat

SUMBAWA BESAR, samawarea.com (18 Juli 2026) – Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyambut kunjungan Tim Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), serta Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I dalam rapat koordinasi verifikasi lapangan bidang perumahan dan permukiman di Ruang Rapat H. Hasan Usman, Lantai I Kantor Bupati Sumbawa, Selasa (28/7).

Rapat tersebut dihadiri Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan RI Fadjar Dwi Wisnuwardhani beserta rombongan, Asisten Deputi Peningkatan Akses Perumahan Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Kepala Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan Nusa Tenggara I, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kabupaten Sumbawa, serta sejumlah kepala OPD terkait.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mohamad Ansori menyampaikan apresiasi atas kunjungan pemerintah pusat untuk melakukan verifikasi lapangan terkait penataan kawasan permukiman di Kabupaten Sumbawa.

Menurutnya, sebagai daerah dengan wilayah yang luas dan jumlah penduduk yang besar, Sumbawa masih menghadapi persoalan kesenjangan, terutama di sektor perumahan. Masih banyak masyarakat yang tinggal di rumah tidak permanen, rumah panggung berbahan bambu, bahkan menempati lahan milik orang lain.

“Kalau kawasan-kawasan itu tidak kita bantu, tidak akan berubah,” tegas Wabup.

Ia menyontohkan keberhasilan penataan Pulau Bungin yang dahulu dikenal sebagai salah satu pulau terpadat di dunia dengan kondisi permukiman yang kumuh. Berkat intervensi program pemerintah di bidang perumahan, kawasan tersebut kini jauh lebih tertata.

Karena itu, Wabup berharap verifikasi lapangan tidak hanya menyasar kawasan yang telah masuk dalam data pemerintah, tetapi juga kawasan kumuh lainnya yang belum terdata.

Menurutnya, penanganan kawasan kumuh memiliki keterkaitan erat dengan upaya pengentasan kemiskinan dan percepatan penurunan angka stunting di Kabupaten Sumbawa.

Sementara itu, Plt. Deputi IV Kepala Staf Kepresidenan RI, Fadjar Dwi Wisnuwardhani, menjelaskan bahwa kunjungan tim ke Sumbawa merupakan bagian dari pelaksanaan Asta Cita Presiden, khususnya poin keenam tentang pembangunan yang dimulai dari desa.

“Kehadiran kami ke sini sesuai dengan Asta Cita Presiden nomor enam, yaitu pembangunan dari desa. Kami ingin melihat bagaimana program itu berjalan. Tugas kami adalah melakukan monitoring,” ujarnya.

Fadjar mengatakan, KSP memiliki tugas mengoordinasikan berbagai kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah agar program-program pemerintah pusat dapat berjalan efektif hingga ke daerah.

“Kami ingin melihat langsung bagaimana kondisi kawasan permukiman kumuh. Revitalisasi yang dilakukan diharapkan mampu memberikan kehidupan yang lebih layak bagi masyarakat,” katanya.

Ia juga mengharapkan dukungan serta masukan dari Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan masyarakat sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan berbagai program pemerintah.

“Kami berharap mendapat masukan dan koreksi agar dapat kami perbaiki. Semoga dukungan dan sinergi ini mampu mendorong pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Sumbawa,” pungkasnya.

Usai rapat koordinasi, kegiatan dilanjutkan dengan verifikasi lapangan ke sejumlah titik kawasan permukiman di Kabupaten Sumbawa sebagai bagian dari proses penilaian kondisi dan kebutuhan penataan kawasan kumuh. (SR)

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *