Fahri Hamzah Rekrut Ratusan Pemuda NTB Magang ke Jepang

oleh -337 Dilihat

MATARAM, SR (12/11/2018)

Wakil Ketua DPR RI yang juga Ketua Timwas Pekerja Migran DPR RI H Fahri Hamzah SE meresmikan perekrutan program magang bagi putra-putri NTB ke Jepang di Gedung Sanggareang, Senin (12/11). Dalam acara tersebut, hadir sebagai tuan rumah, Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr Hj Sitti Rohmi Jalilah M.Pd, dan pihak penerima program magang di Jepang Mr. Komiya Masanobu, dan juga fasilitator dari Kemanakertrans yang diwakili Direktur Bina Pemagangan Direktorat Jenderal Pembinaan Pelatihan dan Produktivitas Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia, Asep Gunawan.

Dalam sambutannya, Wakil Gubernur NTB menyampaikan rasa syukur atas diadakannya program magang ke Jepang yang melibatkan para pemuda NTB lulusan SMA dan SMK yang nantinya akan mampu memberikan nilai ekonomi bagi keluarga dan daerah. Hj Rohmi juga mengungkapkan bahwa program magang ini menjadi nilai tersendiri dari pembentukan dan peningkatan kapasitas setiap peserta. “Di tengah situasi bencana ini, secara ekonomi NTB sedang dalam kondisi terpuruk, kita mendapatkan kesempatan untuk mengirimkan putra-putra NTB ke Jepang dalam program magang yang nantinya selain akan mendapatkan pengalaman bagaimana bekerja di berbagai perusahaan profesional di Jepang, juga secara pribadi, anak-anak akan belajar bagaimana hidup dan budaya di Jepang. Di masa depan, kemampuan ini akan membantu kita semua untuk bisa beradaptasi dengan lingkungan hidup kita,” ujar Rohmi.

Sementara itu, Fahri Hamzah menyampaikan terima kasih kepada Mr. Komiya Masanobu mewakili pemerintah Jepang dan Asep Gunawan yang mewakili Kemenakertrans. Sebelumnya, Fahri mengaku sempat bertemu dengan Gubernur NTB Dr Zulkieflimansyah. Gubernur memberikan apresiasi atas upayanya dalam mewujudkan program magang ini. “Indonesia dan dunia sekarang sedang mengalami apa yang disebut sebagai ‘bonus demografi’, dimana anak-anak muda tunbuh lebih banyak dalam beberapa tahun ini. Mereka secara kuantiti lebih banyak dan kita harus siap mengelola. Sebab, bonus demografi punya dua sisi mata pisau. Kalau tak mampu dikelola akan bisa menimbulkan potensi kerawanan sosial seperti kenakalan remaja dan sebagainya. Tapi kalau mampu kita kelola, maka efeknya dahsyat, karena akan menjadi tulang punggung dari kemajuan ekonomi negara ini,” kata Fahri.

Lebih lanjut Fahri berpesan kepada anak-anak agar menggunakan kesempatan magang tersebut untuk belajar. Belajar bagaimana bekerja di Jepang, mempelajari bahasa dan budaya hidup di sana yang penuh dengan kedisplinan dan menerapkannya nanti setelah program magang usai. “Saya kemarin baru dari Jepang dan berbicara dengan Japan International Training Corporation. Jadi, program magang ini pesertanya tidak dibatasi. Walaupun Shinzo Abe PM Jepang sampaikan ada kebutuhan tenaga kerja di Jepang sebesar setengah juta untuk tahun ini. Tapi kita diminta untuk kirimkan peserta magang sebanyak-banyaknya, asal sesuai dengan kemampuan yang disyaratkan. Dan ini adalah kesempatan kita,” sambung Fahri.

Fahri juga menyampaikan, di Jepang telah dibuat level atau klasifikasi kemampuan pekerja dalam berkomunikasi di Jepang, mulai dari N5 hingga N1. Jika sudah sampai di level N1, maka pekerja bisa mendapatkan pekerjaan dengan mudah. Bahkan bergaji tinggi, hingga Rp 37 juta  per bulan. Selain itu, para eks pekerja di Jepang asal Indonesia juga ternyata mampu meningkatkan kapasitasnya, menjadi kontraktor banyak proyek di Indonesia, yang keahlian bekerjanya mereka dapatkan setelah di Jepang. “Program ini diselenggarakan selama tiga tahun. Dan ini adalah waktu yang cukup untuk belajar. Pemerintah daerah juga bisa membantu dengan memberikan semacam dana tunjangan bagi peserta yang ikut. Karena feedback untuk daerah akan kita dapatkan dan itu akan membantu menyelesaikan sebagai masalah ekonomi di NTB. Termasuk di masa depan, para peserta ini akan berpotensi menjadi motor enterpreuner yang menggerakkan ekonomi di daerah kita,” pungkas Fahri menutup sambutannya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *