Presiden Jokowi: Masa’ Ada PKI Balita ?

oleh -334 Dilihat

JAWA TENGAH, SR (20/10/2018)

Presiden Joko Widodo mengutarakan kekhawatirannya dengan bertebarannya kabar bohong, hoaks, maupun fitnah di media sosial yang marak menjelang pemilihan umum (Pemilu), pemilihan bupati atau walikota, pemilihan gubernur, hingga pemilihan presiden. “Yang namanya di media sosial itu bertebaran kabar bohong, hoaks, fitnah, saling mencela, saling menjelekkan, itu bukan tata krama Indonesia. Itu bukan etika Indonesia, itu bukan nilai-nilai Islami kita,” kata Presiden Jokowi didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo, saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (20/10).

Salah satu hoaks yang kerap menimpa Presiden adalah kabar yang menyatakan bahwa dirinya adalah seorang aktivis Partai Komunis Indonesia (PKI). Padahal PKI dibubarkan pada tahun 1965, sementara dirinya lahir pada tahun 1961. ”Umur saya baru 4 tahun masa’ sudah jadi aktivis PKI, masa ada PKI balita? Ada juga gambar DN Aidit Ketua PKI waktu pidato tahun 1955, di sebelahnya ada saya coba, saya lahir saja belum. Itulah jahatnya politik, jahatnya fitnah seperti itu. Tapi ada yang percaya, tanya langsung ke saya, ya saya jelaskan,” tandasnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana pada silaturahmi di Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon ini, antara lain Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo,  dan Pimpinan Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon KH. Ubaidillah Shodaqoh. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *