Pemda KSB Ajukan Jadup untuk Korban Gempa

oleh -462 Dilihat
Sekdis Sosial KSB, Manurung S.Pd

SUMBAWA BARAT, SR (20/9/2018)

Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengajukan uang jatah hidup (Jadup) kepada pemerintah pusat untuk korban gempa.

Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Sekretaris Dinas Sosial, Manurung S.Pd mengakui akan mengajukan uang jadup untuk korban gempa di Kabupaten Sumbawa Barat kepada pemerintah pusat. Semua korban gempa sudah didata dan jumlahnya mencapai 7789 jiwa. Data ini sudah di-SK-kan oleh bupati. “Semuanya sudah lengkap dalam bentuk proposal, tinggal dikirim saja,” kata mantan Kabag Humas dan Protokol Setda KSB, Rabu (19/9).

Dijelaskan Manurung, pemberian Jadup ini hanya untuk korban gempa yang rumahnya rusak berat. Dalam SK Bupati, tercatat korban gempa yang rumahnya rusak berat di KSB 2.326 kepala keluarga. Pemberian Jadup ini dihitung berapa orang yang tercatat dalam KK korban meski bukan anaknya. “Ada 7.789 jiwa yang akan mendapat uang jatah hidup,” sebutnya.

Sesuai ketentuan, pemberian Jadup ini per jiwa yang ditetapkan Rp 10 ribu per jiwa per hari. Pemberian Jadup ini berlangsung selama tiga bulan. Meski demikian, pihaknya belum mengetahui pasti bagaimana sistem pencairan pemberian Jadup tersebut apakah per hari, per minggu atau per bulan. Namun Manurung berharap dapat terealisasi secepatnya. Pasalnya korban gempa yang rumahnya rusak berat tidak dapat mencari nafkah. Aktivitasnya terhenti karena focus terhadap kondisi rumahnya yang harus dibangun ulang. “Pemenuhan hak-hak dasarnya sebagai manusia terganggu, jadi kami harap Jadup itu dapat segera direalisasikan,” pintanya. (HEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *