Tim NU Peduli Sarankan Bangun Rumah Ramah Gempa di NTB

oleh -315 Dilihat

MATARAM, SR (15/08/2018)

Akademisi Universitas Brawijaya yang juga Wakil Ketua PP Persatuan Guru NU (Pergunu), Dr Eng Fadly Usman mengatakan masyarakat NTB perlu disadarkan tentang pentingnya membangun hunian yang ramah terhadap gempa. Mengingat NTB, khususnya Lombok merupakan daerah yang kerap dilanda gempa. Dia kemudian mengilustrasikan kesigapan warga Jepang jika dilanda gempa. “Di Jepang semua struktur bangunannya dirancang dan ramah terhadap gempa untuk meminimalkan dampak dan korbannya,” ujar Dr Eng Fadly Usman yang tergabung dalam Ikatan Ahli Bencana Indonesia untuk Gempa dan Tsunami di Aula PW NU Mataram, Selasa (14/8).

Selain itu warga Jepang dari mulai kecil sudah diberikan pemahaman untuk safety jika terjadi gempa, termasuk memasang alat-alat sederhana yang mudah dilihat dan dirasakan jika gempa itu terjadi. “Di Jepang, rata-rata warganya memasang lampu itu digantung, bukan ditempel di plafon. Jika gempa tiba, maka lampu gantung tersebut akan berayun. Juga di setiap rumah atau sekolah, warga Jepang membiasakan diri menaruh air kemasan di meja, jika ada gempa maka air tersebut akan bergoyang. Itu salah satu early warning yang mudah dilakukan,” ungkapnya.

Lebih jauh dikatakan karena wilayah Indonesia khususnya bagian selatan rawan gempa, Dr Eng Fadly Usman menyarankan agar edukasi mitigasi gempa ini bisa masuk kurikulum, minimal dimasukan dalam sub mata pelajaran sosial lainnya. “Hal ini agar setiap warga negara Indonesia memiliki pengetahuan dan cara perlindungan diri yang cepat saat terjadi gempa ataupun bencana lainnya,” tukasnya.

Dr Eng Fadly Usman menyarankan bila gempa terjadi sebaiknya tidak lari keluar, tapi berlindung di bawah kolong meja untuk menghindari benturan langsung. “Maka setiap rumah hendaknya memiliki meja yang cukup kuat untuk menahan reruntuhan sebagai upaya antisipasi,” pungkasnya. (SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *