4.500 Petani di KSB akan Terima Kartu Bariri Tani 2018

oleh -315 Dilihat

KERJASAMA SAMAWAREA DENGAN DINAS PERTANIAN PETERNAKAN DAN PERKEBUNAN KABUPATEN SUMBAWA BARAT

SUMBAWA BARAT, SR (03/08/2018)

Sebanyak 4.500 orang petani yang terdiri 2.500 petani padi dan 2000 petani jagung terjaring dalam Program Bariri Tani Tahun 2018. Data ini berasal dari Peliuk Agen Desa, KCD, dan PPL.

Kepala Bidang Pertanian Dinas Pertanian Perkebunan dan Peternakan Kabupaten Sumbawa Barat, Syaifullah S.Pt kepada SAMAWAREA kemarin, mengatakan penerima bantuan kartu Bariri Tani ini akan dikroscek kembali untuk mengantisipasi petani yang mendapat bantuan dua kali. Karena pada prinsipnya penerima bantuan tidak boleh mendapat dua kali dan dua program. Apabila sudah mendapat bantuan Bariri Tani Tahun 2017 atau program bariri lain, tidak  maka tidak boleh lagi mendapat bantuan kembali. “Jadi data riel hasil penjaringan sebanyak 4500 orang,” sebutnya.

Progres saat ini, para penerima bantuan sudah pada tahap menabung. Setelah menabung, data ini akan diajukan ke Bupati untuk di-SK-kan. Tahap selanjutnya dilakukan pengadaan barang, dan kemudian akan disalurkan menjelang musim penghujan dengan jenis bantuan untuk petani padi 25 kilogram bibit padi, 100 kg pupuk urea per hektar dengan tabungan Rp 100 ribu. Sedangkan jagung ada peningkatan di NPK-nya dari 85 kg menjadi 100 kg, sedangkan bibitnya tetap 15 kilogram bibit jagung perhektar, dengan tabungan Rp 150 ribu. Dengan terakomodirnya 4500 petani ini, Syaifullah menegaskan bahwa tahun mendatang diprediksi tidak ada lagi program Bariri Tani karena dari data yang dimiliki semua petani sudah membuka rekening dan mendapat bantuan baik bantuan bari tani, alsintan, dan ternak. Ini juga karena Program Bariri Tani hanya berlaku sekali untuk petani menerima bantuan. Selanjutnya petani harus mandiri dengan menggunakan tabungannya. Sebab inilah tujuan dari program bariri menciptakan petani yang mandiri. “Meski petani tidak bisa mendapat bantuan dari Pemda, tapi tetap akan ada bantuan dari propinsi untuk bibit jagung, dan bibit padinya yang akan dibagi rata ke semua petani di KSB,” tandasnya. (HEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *