DENPASAR, SR (15/07/2018)
Ketua Perkumpulan International Society for Krishna Consciousness (ISKCON) Indonesia Nengah Wijaya meyakini agama untuk menciptakan kebahagiaan umat manusia. “Agama dapat membantu masyarakat manusia menuju hidup yang lebih baik,” kata Wijaya di Denpasar, Sabtu (14/7) ketika Penampilan Kesenian dari Pemuda Lintas Agama Festival Jagannatha Ratra Yatra (JRY) Nusantara 2018 di Lapangan Timur Bajra Sandi Renon Denpasar.
Ia mengharapkan, agama mampu menghantarkan manusia kembali berpulang kepada personalitas Tuhan Yang Maha Esa. Karena hal itu yang merupakan tujuan hakiki sebuah proses kehidupan, terlebih mendapatkan kesempatan sebagai manusia. Kesempatan itu agar dimanfaatkan dengan baik untuk memperbaiki diri agar tidak terlahir kembali ke dalam dunia material yang penuh dengan penderitaan yang harus mengikuti hukum material. Untuk itu, pihaknya juga bagian dari Hindu mengajak umatnya agar tetap menjadi warga negara yang baik, serta ikut melestarikan budaya-budaya maupun kesenian yang memiliki nilai adi luhung. “Meskipun ada banyak cara pemujaan kepada Tuhan, itu tidak menjadi persoalan, kita tetap saling menghargai karena masih bagian dari Hindu,” ujarnya.
Upaya itu sebagai bentuk dukungan menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang terdiri beragam suku, ras, agama, adat, budaya dan keragamanan hayati. Kegiatan itu juga sebagai bentuk implementasi Bhineka Tunggal Ika, karena sejatinya semua mahluk bersaudara (vasudhaiva kutumbakam).
Sementara itu, Kapolda Bali, Irjen Pol Petrus R. Golose memberikan apresiasi masyarakat Bali yang sudah mampu menjaga kerukunan umat Pulau Dewata dengan harmonis. Umat melaksanakan ibadah sesuai dengan keyakinan masing-masing, meskipun Bali sebagai daerah yang penuh keragaman (multiculutural). Bahkan keamanan Bali patut dijaga bersama karena dipercaya dunia sebagai daerah wisatawan mancanegara.
Pada kesempatan itu, pihaknya juga meminta dukungan masyarakat untuk menyukseskan perhelatan Pertemuan Tahunan ( Annual Meetings) 2018 IMF International Monetary Fund (IMF)-World Bank Group (WBG) pada Okbtober mendatang. Selain itu, penyelengaraan Pemilihan Legislatif (Pileg) dan Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Setelah suksesnya penyelengaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 2018. (SR)






