SUMBAWA BESAR, SR (15/07/2018)
Dalam beberapa hari terakhir pasca penetapan Dr. H. Zulkieflimansyah SE., M.Sc—Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah M.Pd sebagai Gubernur dan Wakil Gubernur NTB terpilih, Aparatur Sipil Negara (ASN) lingkup Pemprov mulai galau. Apalagi di masa transisi ini terdengar khabar telah ada Tim Transisi yang bertugas untuk membentuk ‘kabinet bayangan’ Zul Rohmi. Sinyalemen pun menyeruak bakal akan terjadi bongkar pasang besar-besaran di tubuh ASN.
Ditemui SAMAWAREA belum lama ini, Gubernur NTB terpilih, Dr. H. Zulkieflimansyah meminta ASN tidak perlu galau. Menurutnya, Pilgub itu sudah terlaksana, dan yang sudah biarlah berlalu. Untuk melakukan bongkar pasang ASN itu tidak gampang apalagi ‘mengganggu’ ASN yang sudah mendapat posisi. “Jadi tidak ada ‘pembersihan’. Kesempatan akan diberikan kepada siapa saja tanpa melihat dia pendukung siapa pada Pilgub kemarin. Siapapun dia yang penting berprestasi dan punya potensi, kita akan akomodir,” tukasnya.
Siapapun ASN Pemprov NTB yang pernah terlibat politik praktis, Doktor Zul—sapaan Gubernur terpilih, meminta untuk kembali bersatu mendukung program pemerintah untuk mewujudkan visi misi di bawah kepemimpinan Zul Rohmi. Semua ASN harus bekerja optimal seperti biasanya. “Jangan takut diganti karena alasan politik. Berprestasilah karena itu menjadi pertimbangan untuk dipromosikan,” tandasnya.
Kemudian soal tim transisi, Dr Zul mengaku bahwa tim itu tidak seheboh yang diberitakan. Ini juga bukan tim yang luar biasa tapi terbentuk sudah lama untuk membuat visi misi Zul Rohmi. “Tim ini diharapkan juga dapat membantu kami membuat list janji-janji yang pernah terucap ke publik. Tim ini bisa berisi siapa saja,” ujarnya.
Menjawab banyaknya Parpol yang berseberangan dengan Zul-Rohmi pada Pilkada lalu dan bakal menjadi ganjalan di parlemen dalam merealisasikan program strategis Zul Rohmi untuk NTB Gemilang, Dr. Zul mengaku tidak risau. Dirinya menyatakan sudah lama di politik, cara berkomunikasi dengan parlemen sudah biasa. “Saya dari pertama jadi anggota DPR, jadi pimpinan Fraksi, pimpinan Komisi. Saya kira komunikasi dengan semua Parpol dan kandidat lain juga baik. Jadi saya yakin tidak ada masalah,” tandasnya. (JEN/SR)






