Berkat Kejaksaan dan Pemda KSB, Ratusan Orang Gratis Operasi Katarak

oleh -360 Dilihat

SUMBAWA BARAT, SR (25/07/2018)

Ratusan masyarakat di Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) mengikuti Operasi Katarak Gratis, Rabu (25/7). Kegiatan yang dilaksanakan di Rumah Sakit Asy-Syifa ini merupakan bhakti sosial antara Kejati NTB, Kejari Sumbawa dan Pemda KSB dalam rangkaian Hari Bhakti Adhiyaksa (HBA) ke-58 sekaligus menyambut HUT IAD ke-18 dan HUT KSB ke-15.

Ketua Panitia Kegiatan, Paryono SH dalam laporannya mengatakan, mata adalah indera yang menjadi garda terdepan alur informasi utama dalam kehidupan sehari-hari. Saat ini, diperkirakan sebanyak 180 juta orang di dunia yang mengalami gangguan penglihatan, 40 sampai 45 juta di antaranya buta. Dari jumlah tersebut, diperoleh fakta bahwa 80 persen penyebab kebutaan dan gangguan penglihatan dapat dicegah atau ditangani. 50 persen dari kebutaan disebabkan oleh katarak. Karena itu menjadi alasan bagi jajarannya bekerjasama dengan Pemda KSB melaksanakan operasi katarak gratis.

Paryono yang juga menjabat Kajari Sumbawa ini mengatakan, tujuan kegiatan bhakti sosial tersebut untuk membantu masyarakat yang mengalami gangguan penglihatan. Terutama yang diakibatkan oleh katarak di samping mencegah kebutaan. Kegiatan bhakti sosial ini dilaksanakan bekerjasama antara Kejati NTB, Kejari Sumbawa dan Pemda KSB. Dalam rangka Hari Bhakti Adhyaksa ke-58,

Target operasi katarak ini adalah 150 orang. Hingga Senin 23 Juli lalu, masyarakat yang sudah mendaftar sekitar 298 orang. Masyarakat tersebut mendaftar dari delapan puskesmas di KSB. Terdiri dari 156 orang yang dikategorikan matur dan 136 orang yang immatur. Masyarakat yang sudah siap untuk menjalani operasi sebanyak 141 orang. Yang sudah dioperasi pada Hari Selasa (24/7) sebanyak 50 orang. Sisanya dilanjutkan Rabu (25/7) pagi hingga selesai.

Bupati KSB, DR. Ir. HW. Musyafirin, MM mengatakan, pihak kejaksaan sudah banyak membantu masyarakat KSB. Pertama, pendampingan pembangunan melalui TP4D. Kini jajaran kejaksaan kembali berbagi kepedulian dengan melaksanakan operasi katarak. Menurut bupati, operasi ini semestinya tanpa batas peserta. Sejak diumumkan, berapapun yang mendaftar, diharapkan untuk bisa dioperasi. Namun, yang memenuhi syarat untuk dioperasi hanya 141 orang. Kemungkinan dalam waktu dua atau tiga bulan kedepan, kegiatan ini akan dilaksanakan kembali. Karena fungsi mata ini sangat vital. “Saya berterimakasih kepada Bapak Kajati dan Kajari yang menggelar kegiatan ini. Saya juga berterimakasih kepada semua pihak yang mendukung dan membantu. Semoga apa yang kita lakukan ini bernilai ibadah dan dilipatgandakan pahalanya,” ucap Bupati.

Sementara itu, Kajati NTB, Dr. Mohammad Dofir, SH., MH mengatakan kegiatan bhakti sosial, khususnya operasi katarak ini memang diharuskan. Sebab Jaksa Agung selalu konsen dengan kegiatan seperti ini. Sebelumnya dilaksanakan di NTT, Bali dan Jawa Timur. Kegiatan tersebut menjadi motivasi. “Berkat dorongan dan motivasi dari bupati dan Kajari Sumbawa, kita bisa melaksanakan kegiatan ini,” ujar Kajati bangga.

Dengan kegiatan ini, diniatkan agar masyarakat terbebas dari katarak. Berkat semangat bupati dan masyarakat, kegiatan ini bisa berjalan lancar. Dengan semangat diharapkan kegiatan serupa bisa dilaksanakan kembali mengingat masih ada masyarakat yang membutuhkan. Kepada masyarakat yang akan melaksanakan operasi, dapat berjalan lancar.

Kajati berharap, dalam event lain ada gerakan serupa untuk membantu masyarakat yang kurang mampu. Karena operasi katarak ini langsung bisa dirasakan oleh penderitanya. Kajati juga menyampaikan terimakasih kepada Pemda dan masyarakat KSB sehingga kegiatan operasi katarak bisa dilaksanakan.

Masyarakat juga diminta menjaga matanya. Segera periksakan ke dokter jika masyarakat mengalami gangguan pada mata. Karena penyakit mata ini membutuhkan penanganan yang cepat dan tepat. Setelah operasi, penanganan selanjutnya juga harus diperhatikan.

Setelah pembukaan kegiatan, Kajati NTB, Kajari Sumbawa dan Bupati KSB meninjau kegiatan screening dan operasi katarak terhadap masyarakat. Setelah kegiatan itu, kajati bersama rombongan langsung kembali ke Mataram. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *