SUMBAWA BESAR, SR (24/07/2018)
Naas menimpa YA. Gadis yang masih di bawah umur tersebut harus menanggung aib dan penderitaan yang cukup berat. Pasalnya dia menjadi korban pemerkosaan, belum lama ini. YA digilir empat orang pemuda di sebuah lahan kosong wilayah Desa Bantulanteh Kecamatan Tarano, Kabupaten Sumbawa. Kasus tersebut kini ditangani Penyidik Unit PPA Reskrim Polres Sumbawa setelah dilimpahkan pihak Polsek Empang.
Kapolres Sumbawa yang dikonfirmasi SAMAWAREA melalui Kasat Reskrim, AKP Zacky Maghfur SIK, Selasa (24/7) membenarkan adanya laporan kasus dugaan pemerkosaan tersebut. Kejadiannya, Rabu, 18 Juli lalu sekitar pukul 22.00 Wita. Menurut keterangan korban, sebelum kejadian dia dijemput oleh seorang pemuda berinisial AR. Pemuda ini membawanya ke sebuah lahan kosong agak jauh dari pemukiman. Ternyata di lokasi tersebut sudah menunggu empat orang. Celakanya lagi AR meninggalkan korban bersama empat orang yang diduga rekan dari AR. Saat itulah korban yang masih berstatus pelajar ini digilir. Dua orang yang memegang, dua lainnya yang menggerayangi. Kasus yang menimpa korban ini pertamakali diketahui bibinya. Saat itu bibinya yang baru pulang menjual ikan melihat korban menangis. Bibinya pun curiga dan berusaha membujuk korban. Akhirnya korban berterus terang mengaku dia diperkosa. Tapi korban tidak mengenal para pelaku yang memperkosanya hanya mengetahui asal dari salah satu desa di Kecamatan Tarano. Untuk mengungkap kasus ini, bibi korban mendatangi Polsek Empang sekaligus membukukan laporannya. “Saat kasus ini ditangani polisi, AR yang awalnya menjemput korban dan meninggalkannya di TKP, sudah kabur dan kini dalam pencarian,” ungkap Zacky—akrab perwira ini disapa. (JEN/SR)






