BALI, SR (27/05/2018)
Safari Rakor Aprindo Bali yang diisi dengan sesi bincang bisnis kali ini dilaksanakan di Kabupaten Karangasem. Bertempat di Warung Makan Kumendel, Sabtu (26/5), kegiatan bincang bisnis dilaksanakan Panitia yang berasal dari Pengurus DPC Aprindo Kabupaten Karangasem dipimpin Ketuanya, I Gusti Gariada. Kegiatan yang dihadiri para pelaku UKM, Bumdes dan peritel di Kabupaten Karangasem ini juga dihadiri Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten dan jajaran Pengurus DPD serta DPC dari kabupaten/kota se-Bali. Secara khusus kegiatan ini juga dihadiri oleh Kepala Cabang Alfamart Bali, Kristanto Inwahyudi serta General Affair Indomaret Bali, Wiryatno. Bertindak sebagai pemateri dalam bincang bisnis kali ini adalah Ida Bagus Werdi Budaya (pemilik Rama Mart), Kristanto Inwahyudi (Kepala Cabang Alfamart Bali), dan Wiryatno (General Affair Indomaret Bali).
Ketua DPC Aprindo Kabupaten Karangasem dalam sambutannya mengharapkan kegiatan bincang bisnis ini mampu memberikan spirit positif bagi pelaku usaha di Kabupaten Karangasem yang baru saja terkena dampak erupsi Gunung Agung. “Kegiatan ini kami harapkan bisa menjadi jembatan antara pelaku usaha ritel dengan produsen UKM dan pelaku ritel kecil khususnya di Kabupaten Karangasem, sehingga kami segera bangkit kembali dengan penuh semangat,” cetusnya.
Kristanto dalam penyampaiannya mengajak pelaku UMKM untuk bekerjasama dengan Alfamart dalam prinsip kolaborasi baik dalam hal penyaluran produk maupun lainnya. “Intinya kami memiliki tujuan untuk tumbuh dan berkembang bersama,” imbuhnya.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Karangasem mengharapkan Aprindo memberikan peluang lebih besar bagi produk-produk UMKM dari Kabupaten Karangasem untuk dijual di toko-toko ritel. “Dari sisi kami, kami siap akan melakukan pembinaan lebih intens kepada produsen produk skala UMKM sehingga bisa menjaga kualitas dan kontinuitas produk sesuai yang diharapkan peritel,” ujarnya.
Plt. Ketua DPD Aprindo BALI, Agra Putra dalam keterangannya menyampaikan apresiasi atas sambutan pelaku usaha di Kabupaten Karangasem dan berharap terjadi sinergi antar pelaku usaha itu sendiri. “Kegiatan seperti ini harus intens diadakan dengan melakukan aksi nyata agar tercipta kolaborasi yang lebih riil,” tegasnya. (SR)






