SUMBAWA BESAR, SR (27/05/2018)
Camat Sumbawa, Varian Bintoro S.Sos bersama rombongan melakukan Safari Ramadhan di Masjid An-Nur, Karang Bage, Kelurahan Bugis, Jumat (25/5) malam. Di hadapan puluhan jamaah Sholat Tarawih, Camat muda tersebut menekankan dua hal. Pertama, masyarakat diminta untuk menjaga kondusifitas wilayah demi keamanan dan kenyamanan dalam beribadah di Bulan Ramadhan. Keamanan ini bukan hanya tanggung jawab pemerintah dan aparat, namun juga kewajiban bersama dengan seluruh masyarakat. Ini menjadi sangat penting mengingat berbagai peristiwa terorisme belakangan ini yang cukup membuat kondisi keamanan terganggu. Masyarakat harus mampu menjaga lingkungannya agar tidak mudah disusupi hal-hal yang berpotensi terjadinya kerawanan keamanan. Selain itu masyarakat diminta tidak menjadi provokator maupun terprovokasi dengan isu-isu yang berkembang sehubungan dengan mudahnya memperoleh informasi melalui handphone dan media social. Jika ada informasi yang belum jelas kebenarannya agar dapat dikonfirmasikan kepada pemerintah ataupun aparat keamanan untuk kepastiannya. “Banyak isu-isu yang berkembang dan tersebar yang sangat mudah diterima masyarakat. Karena itu bijak-bijaklah dalam menyaring informasi. Jika menerima informasi yang salah lalu menyebarkannya tidak hanya merugikan diri sendiri, tapi juga orang lain,” kata Camat Varian mengingatkan.
Masih terkait keamanan, Camat juga menyentil soal petasan. Masyarakat dihimbau untuk tidak bermain petasan. Salah satu dampaknya adalah kasus kebakaran yang terjadi di Desa Padesa Kecamatan Lantung belum lama ini. Sedikitnya 6 rumah terbakar, 4 di antaranya hangus. “Bupati sudah mengeluarkan surat edaran. Dan timgab intensif melakukan operasi penertiban termasuk sasarannya petasan,” imbuhnya.

Selain menjaga kondusifitas, dalam kesempatan itu Camat Sumbawa juga mengingatkan masyarakat tentang pesta demokrasi Pilgub NTB yang digelar 27 Juni 2018 mendatang. Camat menghimbau masyarakat yang telah memenuhi syarat sebagai wajib pilih untuk tidak golput. Masyarakat harus berpartisipasi aktif dalam menyukseskan pesta demokrasi untuk memilih Gubernur dan Wakil Gubernur NTB periode 2018—2023. Untuk menyalurkan hak pilihnya nanti, wajib memiliki KTP elektronik. KTP ini harus dibawa saat melakukan pencoblosan. Yang belum memiliki KTP elektronik namun sudah melakukan perekaman dapat menunjukan Surat Keterangan (Suket) yang diterbitkan Dinas Dukcapil. “Bagi yang belum mengurus KTP elektronik, segera mengurusnya. Karena itu kepada ketua RT untuk mengidentifikasi warganya yang belum memiliki E-KTP untuk bergegas,” pungkasnya.
Sebelumnya, Camat Sumbawa yang didampingi para Lurah, Babinsa, Babhinkamtibmas dan unsur Muspika lainnya termasuk Kepala KUA Kecamatan Sumbawa yang memberikan tausyiah selama 7 menit, menyerahkan bantuan kepada pengurus masjid An-Nur. Selanjutnya dilaksanakan sholat taraweh berjamaah dan bertindak sebagai Imam, Ustadz Nasrullah SH yang juga Lurah Bugis. (JEN/SR)







