Ratusan Warga Sumbawa Tandatangani Spanduk Anti Teroris

oleh -343 Dilihat

Dukung Polri dan Turut Berdukacita Atas Gugurnya 6 Anggotan Polisi

SUMBAWA BESAR, SR (13/05/2018)

Ratusan warga Kabupaten Sumbawa menandatangani spanduk anti teroris dan dukungan terhadap Polri, Minggu (13/5) pagi. Spanduk berukuran besar dan panjang ini dipajang di dua lokasi yakni Lapangan Pahlawan Sumbawa dan Taman Mangga. Warga terlihat antusias. Hal ini menunjukkan jika siapapun, dari latar belakang dan agama manapun, mereka mengutuk aksi terorisme yang menyasar korban tak berdosa. Kegiatan yang berlangsung pukul 09.00 Wita ini diinisiasi jajaran Polres Sumbawa guna meminta partisipasi dan dukungan masyarakat terhadap Polri berkaitan dengan pernyataan sikap melawan teroris. Selain itu memberikan ucapan turut berduka cita atas gugurnya 6 anggota polisi akibat diserang teroris.

Ini dilatarbelakangi dengan insiden kerusuhan di Rutan Cabang Salemba, Mako Brimob, Kelapa Dua Depok, Jawa Barat. Dalam kejadian itu lima anggota Detasemen Khusus 88 Antiteror gugur dan satu narapidana terorisme tewas. Sementara seorang sandera terakhir yakni Bripka Iwan Sarjana bisa dibebaskan dalam kondisi selamat disusul dengan menyerahnya 155 narapidana. Iwan mengalami luka-luka dan langsung dirawat di RS Polri Kramat Jati. Satu lagi anggota yang gugur akibat ditikam di depan Mako Brimob. Tak lama berselang, tepatnya Minggu (13/5) tadi pagi aksi terorisme kembali terjadi. Ledakan terjadi di tiga gereja di Surabaya. Ketiga gereja itu yakni Gereja Santa Maria Tak Bercela di Jalan Ngagel Madya, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro, dan Gereja Pantekosta Pusat di Jalan Arjuna. Hingga pukul 11.05, jumlah korban menjadi 9 orang meninggal dunia dan 30 orang luka-luka. (JEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *