Songsong Pemilu 2019, KPU Sumbawa Gelar Pagelaran Seni Budaya

oleh -342 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (22/04/2018)

Semarak Pemilu Legislatif dan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, sudah terasa di Kabupaten Sumbawa. Suasana ini terlihat setelah Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sumbawa melaksanakan Pagelaran Seni dan Budaya, Sabtu (21/4) malam. Kegiatan yang dipusatkan di Taman Mangga tersebut dalam rangka menyongsong Pemilu Legislatif dan Pilpres 2019, sekaligus sosialisasi Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2018.

Ketua KPU Sumbawa, Sukri Rahmat, S.Ag dalam sambutannya menyebutkan bahwa kegiatan mengangkat tagline “Pemilih Berdaulat Negara Kuat”. Tagline ini memberikan makna bahwa kedaulatan itu betul-betul berada di tangan rakyat. Sesuai dengan yang diamanatkan dalam undang-undang pemilu nomor 7 tahun 2017, dan UUD 1945. Kemudian Pemilu yang dilaksanakan sekali dalam lima tahun sejatinya adalah bagaimana melahirkan pemimpin-pemimin yang mampu membuat negara menjadi lebih baik dan lebih kuat. Ia berharap dengan pelaksanaan Pemilu dan Pilkada tidak lantas membuat rakyat terpecah belah. Pilihan boleh beda, tetapi yang terpenting bagaimana menghadirkan pemilihan yang lahir atas dasar kedaulatan rakyat yang membuat negara menjadi kuat. “Pagelaran seni budaya ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi bisa dimaknai sebagai spirit yang ingin kita capai secara bersama-sama,” kata Sukri.

Dijelaskannya, dari pengalaman pelaksanaan Pemilu terutama Pilkada Sumbawa belum terciderai. Meskipun bukan tanpa masalah, tetapi belum pernah ada masalah yang membuat Pilkada gagal dan terciderai baik proses maupun hasilnya. Sebagai penyelenggara pihaknya berkomitmen akan bersungguh-sungguh melaksanakan Pilkada dan Pemilu yang jujur dan luber. Sehingga dapat menghasilkan produk yang tidak hanya berkualitas, tetapi juga berintegritas serta hasilnya dipercaya oleh masyarakat.

Saat ini, lanjutnya, pihaknya sudah malakukan rapat pleno penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur mendatang. Jumlahnya sebanyak 322.465 yang tersebar di 861 TPS. Sedangkan untuk pemilihan legislatif yang akan datang jumlah pemilih tentu akan sangat fluktuatif termasuk dengan jumlah TPS yang sekitar di atas 1000.

Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli bidang Ekonomi Pembangunan, H. Muhammading berharap kegiatan yang dilaksanakan ini dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Pemilu 2019. Sebagaimana tema yang diusung “pemilih berdaulat negara kuat” maka pemilihan umum tahun 2019 adalah sarana pelaksanaan kedaulatan rakyat bagi keberlangsungan pemerintahan dan pembangunan bangsa. Sehingga menjadi tanggung jawab semua komponen bangsa mulai dari jajaran pemerintah daerah, TNI/Polri, KPU dan masyarakat Kabupaten Sumbawa untuk mensukseskan pelaksanaannya di Tana Samawa.

Pemerintah bertugas memberikan fasilitasi dan anggaran dana untuk membiayai semua tahapan penyelenggaraan pilkada. KPU bertugas melaksanakan semua tahapan yang telah diputuskannya dengan baik, proporsional dan profesional dengan mengedepankan prinsip-prinsip penyelenggara pemilihan umum. Kemudian masyarakat Kabupaten Sumbawa sebagai pemilih harus mendapatkan informasi yang komprehensif atas tahapan-tahapan pemilu tersebut. “Merupakan suatu kebahagiaan bagi saya, dapat bersilaturrahim dan bertatap muka dengan sahabat-sahabat sekalian dalam rangka kita mengikuti acara gerakan sadar pemilu berupa pagelaran seni budaya untuk menyongsong pemilu serentak 2019 dengan tema “pemilih berdaulat negara kuat”. Saya berharap kegiatan ini akan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat kita untuk berpartisipasi aktif dan berkontribusi dalam menyukseskannya,” terangnya.
Pemilu tahun 2019 yang akan dilakukan secara langsung, merupakan bagian dari pembangunan politik dan demokrasi dalam masyarakat. Pembangunan bidang politik ini diarahkan untuk mengembangkan sistem politik nasional yang berkedaulatan rakyat, demokratis, dan terbuka. Serta mengembangkan kehidupan partai yang tetap menghormati keanekaragaman aspirasi politik. Tentunya kesiapan semua unsur pelaksana Pemilu memiliki peran yang sangat strategis bagi terselenggaranya pesta demokrasi yang bersih, berintegritas dan bebas korupsi. Dimana dengan jadwal yang begitu padat, mengharuskan segenap penyelenggara pemilu, dalam hal ini KPU, untuk dapat bekerja keras dengan penuh perhatian dan ketelitian. Berbagai aturan main sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku harus benar-benar dipahami secara komprehensif. “Saya yakin dengan semangat kebersamaan dan kekompakan yang selama ini kita bangun, akan mampu menjaga kondisi kondusifitas daerah yang kita cintai ini. Kepada aparatur sipil negara di lingkungan pemerintah Kabupaten Sumbawa, saya meminta agar selalu berjalan dalam koridor aturan dan tata nilai yang berlaku. Yaitu bersikap profesional dan netral dalam mendukung terciptanya masyarakat yang demokratis, berkeadilan dan harmonis, jauh dari tindakan-tindakan arogansi dan anarkis yang dapat mengganggu hubungan silaturrahim di antara kita yang sudah terjalin baik selama ini,” ujarnya seraya mengajak semua pihak untuk mendukung dan mensukseskan berbagai agenda pelakasnaan Pemilu tahun 2019 supaya berjalan dengan baik dan sesuai harapan. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *