SUMBAWA BESAR, SR (21/04/2018)
Alumni penerima beasiswa LPDP Kementerian Keuangan yang tergabung dalam Mata Garuda menggelar Massive Action. Kegiatan berbagi inspirasi yang merupakan rangkaian “Welcoming Alumni LPDP” ini diselenggarakan setiap tahun dan puncaknya nanti akan dihadiri Presiden RI, Menteri Keuangan, dan ikut juga mengundang seluruh kepala daerah Provinsi serta Kabupaten/Kota. Kegiatan yang bertajuk “Toreh Cita 1000 Anak Bangsa” ini diselenggarakan di seluruh Provinsi di Indonesia, salah satunya di NTB.
Sasaran dari kegiatan Massive Action adalah pelajar SMA, dengan harapan bahwa, sejak dini pelajar sudah mampu untuk memetakan sendiri tujuan dan jalan yang mereka inginkan. Tentunya dengan pola seperti ini, setiap pelajar tidak akan mengalami kejenuhan dan tersesat dalam perjalanan mereka meniti pendidikan dan karir. Kabupaten Sumbawa mendapatkan alokasi peserta sebanyak 400 orang pelajar. Adapun asal sekolah peserta yaitu SMAN 1 Sumbawa, SMAN 2 Sumbawa, SMAN 3 Sumbawa dan SMKN 1 Sumbawa, dan SMKN 2 Sumbawa.
Dalam laporannya, Sekjen Mata Garuda NTB, Brilyan Anindya Dayfi menyampaikan ucapan terima kasih kepada Kementerian Keuangan, LPDP, dan Mata Garuda Pusat karena telah memberikan perhatian dan kepercayaan kepada Mata Garuda NTB untuk menyelenggarakan kegiatan ini. “LPDP melalui Mata Garuda tetap konsisten dalam perjuangan mencerdaskan anak bangsa. Bahwa sebagai Intelektual Muda Indonesia, para alumni penerima beasiswa LPDP harus hadir dan terlibat aktif dalam setiap ruang pengabdian di daerahnya masing-masing,” ucap Aan, akrab tokoh muda ini disapa.
Aan juga menambahkan bahwa sinergisme antara Mata Garuda dan Pemda perlu ditindaklanjuti sebagai bentuk komitmen dan tanggung jawab Mata Garuda terhadap percepatan pembangunan daerah.
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sumbawa yang diwakili Staf Ahli Bidang Kesejahteraan Aparatur dan Kemasyarakatan, Ir. Ahmad Yani mengapresiasi keberadaan dan peran serta Mata Garuda di daerah. Buktinya, belum lama terbentuk, kontribusi mereka sudah nyata dan dirasakan oleh masyarakat. “Kami menunggu dan membuka diri terhadap segala bentuk inovasi-inovasi yang ditawarkan oleh alumni penerima beasiswa LPDP ini, melalui Mata Garuda semata-mata untuk pembangunan daerah yang kita cintai,” ujarnya.
Sembari membuka acara, Yani juga menambahkan pentingnya semua pihak mewaspadai bahaya narkoba, sebab Sumbawa termasuk dalam zona merah peredaran obat terlarang ini. Sehingga, kegiatan-kegiatan positif dan produktif ini sangat dibutuhkan sebagai distraksi bagi generasi muda Sumbawa agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan dirinya sendiri dan melawan hukum.
Kegiatan yang melibatkan lebih dari 20 volunteer ini diapresiasi banyak pihak, salah satunya Direktur Akper Samawa, Dr. H. Umar Hasany, S.Sos., M.Si. Dalam sambutannya, seyogyanya lembaga akademik selalu hadir menawarkan keterbaruan dan optimisme terhadap masyarakat termasuk juga pelajar. “Kita beruntung dan berterima kasih karena dipercaya menjadi tempat pelaksanaan kegiatan Nasional ini,” tutup Haji Umar Hasany. (SR)






