Setelah Nelayan Prajak, Giliran Nelayan Keramat Ditangkap Polair

oleh -652 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (31/03/2018)

Setelah empat nelayan asal Dusun Prajak, Desa Batu Bangka, Kecamatan Moyo Hilir ditangkap Tim Satpolair, nasib serupa dialami dua nelayan asal Dusun Keramat, Desa Tarusa, Kecamatan Buer. Nelayan berinisial AG (50) dan BA (45) ini ditangkap Tim Polair yang menggelar patroli di Perairan Serngik, Sabtu (31/3). Keduanya diduga melakukan pengeboman ikan. Dari tangannya diamankan barang bukti berupa sampan, dua mesin ketinting 5,5 PK, kompresor, sepatu katak, korek api, benang dua gulung, dakor, sorok ikan, selang, kaca selam, ikan setengah box diduga hasil pengeboman, dan 5 liter bensin.

Kasat Polair Sumbawa, IPTU Anjasmara yang dikonfirmasi SAMAWAREA, mengatakan penangkapan itu berawal dari informasi masyarakat. Tim langsung meluncur menuju perairan pulau serngik dan di titik koordinat S 8° 25’47.27″ E  117° 47.4708″. Di TKP, tim menemukan terduga sedang menyelam. Saat sampan diperiksa terindikasi nelayan itu mencari ikan menggunakan handak (bom ikan). Selanjutnya dua nelayan itu diamankan untuk menjalani pemeriksaan di Kantor Pos Polair Alas. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *