JAMBI, SR (03/03/2018)
Sukses memberikan tausiyah di Kabupaten Kepahiang dan Kota Bengkulu, Gubernur NTB TGB. HM. Zainul Majdi beranjak ke Provinsi Jambi. Dalam kunjungan ke daerah manapun, Gubernur visioner ini sangat dikenali dan selalu disambut antusias oleh masyarakat. Baliho dan spanduk terpampang di setiap sudut daerah di mana TGB diundang oleh masyarakat. Hal yang sama juga terjadi di Provinsi Jambi. Gubernur peraih ratusan penghargaan tersebut disambut antusias ribuan masyarakat yang menunggunya. Tiba di Provinsi Jadi, TGB disambut langsung Gubernur Jambi, Zumi Zola dan langsung menuju ruang transit VIP Bandara. Di ruang tersebut TGB ditunggu Ustad Abdul Somad. Tidak lama rombongan TGB dan Ustazd Abdul Somad bergerak menuju ke kediaman Ketua DPRD Kota Jambi H. Mohamad Nasir SE, untuk sarapan pagi. Setelah itu dilanjutkan ke acara tabligh akbar yang bertempat di Masjid Al Ihsaniyah di Kampung Olak Kemang, Kelurahan Seberang Kota Jambi. TGB dan Ustazd Abdul Somad bahkan menaiki perahu untuk sampai pada lokasi tersebut. Beberapa perahu lain terlihat mengawal kehadiran dua ulama Alumni Al-Azhar tersebut. Ribuan jama’ah menyambutnya dengan penuh antusias.
Ketua DPRD Kota Jambi sekaligus ketua panitia dalam sambutannya menyampaikan puji syukur atas kedatangan Abdul Somad dan TGB. Rencana tablik akbar ini sudah direncanakan sejak tahun 2017 bersama para santri dan pelajar se-Kota Jambi. “Di Kota Jambi ini banyak pondok pesantren yang mengeluarkan banyak ustad dan ulama, dengan itu untuk lebih jelas lebih semangat kita belajar agama acara tablik akbar dua tokoh agama ini kita agendakan di Kota Jambi,” katanya.
Mengawali tabligh akbar, TGB menyampaikan pentingnya rasa percaya diri. Seorang muslim kata TGB harus optimis dalam keadaan apapun, sebab jika keyakinan sudah kuat apa yang akan dicita-citakan akan dibantu Allah SWT. TGB juga sampaikan bahwa Ust. Abdul Somad merupakan adik kelasnya saat di Kairo Mesir. “Jadi sesama penceramah tugas kita adalah menempuh jalan sebagai pemersatu umat. Jalur dimana kita bisa menempuh jalan kebaikan,” ungkap TGB.
Lebih lanjut TGB menyampaikan muslim harus tetap kompak. Islam harus bersatu, harus kuat dan memiliki keyakinan besar bahwa semua bisa bersatu untuk melawan kemungkaran dan ketidakadilan di negeri ini. “Tetap kompak tetap bersatu untuk membela agama Allah,” imbuhnya.
Ust. Abdul Somad dalam ceramahnya memuji Gubernur NTB. Selain pemimpin lanjutnya, TGB juga seorang ulama besar, Doktor Al-Azhar, Hafizd Al-Quran, Ahli Tafsir dan memiliki kekuasaan. Kepada jama’ah, UAS mencontohkan jika ditanya ingin menjadi gubernur atau ustad. Maka jawabannya adalah jadilah ustazd yang bisa menjadi gubernur atau gubernur yang bisa menjadi ustazd. Apa bedanya Somad dengan TGB. TGB katanya, ceramah tetap ada kekuatan karena bisa merealisasikan perencanaan pembangunan, punya tanda tangan yang menentukan kebijakan. “Sedangkan Somad hanya bisa ceramah di masjid-masjid. Habis itu pulang, ngga ada kekuatan,” ungkapnya.
Dalam tausyiahnya, UAS mengajak ribuan masyarakat yang hadir kepada tiga hal penting dan perlu dijalani. Pertama, para orang tua disarankan untuk memasukkan anak-anak mereka ke pesantren agar menjadi generasi penerus yang mengetahui agama, kuat iman dan berahklakul karimah. Kedua, masyarakat mencari pemimpin yang mencintai Islam, mencintai rakyat dan berjuang untuk Islam. “Kita bersama sama berjuang membangkitkan ekonomi umat,” tegasnya.
Usai tabliq akbar, rombongan TGB dan UAS berkunjung ke Kantor Gubernur Jambi. Di tempat tersebut TGB dan UAS berpisah. Gubernur TGB menuju UIN Sultan Thaha Saiffudin Jambi untuk mengisi kuliah umum. (JER/SR)






