SUMBAWA BESAR, samawarea.com (26 Juli 2026);– Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Brawijaya (UB) Malang kembali menunjukkan komitmennya dalam pengabdian kepada masyarakat dengan menggelar Sekolah Warga Muda Berdampak 2026. Kegiatan bertema “Pelatihan Literasi Kewargaan dan Aksi Sosial bagi Siswa” ini berlangsung di Aula SMP Negeri 1 Lopok, Desa Lopok, Kecamatan Lopok, Kabupaten Sumbawa, Sabtu (25/7).
Kegiatan yang diikuti seluruh pengurus OSIS SMPN 1 Lopok tersebut merupakan hasil kolaborasi antara FISIP UB dengan SMP Negeri 1 Lopok. Program pengabdian masyarakat ini diketuai Johan Wahyudi, S.IP., M.A., dengan anggota Ibnu Asqori Pohan, S.Sos., M.A., Ph.D.
Dalam sambutannya, Johan mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat literasi kewargaan siswa agar semakin memahami perannya sebagai warga negara muda sekaligus mampu mengidentifikasi persoalan sosial di lingkungan sekitar dan merancang solusi melalui proyek sosial sederhana yang dapat diterapkan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat literasi kewargaan siswa agar mereka semakin memahami perannya sebagai warga negara muda. Selain itu, kegiatan ini juga mengajak siswa agar mampu mengidentifikasi isu sosial di lingkungan sekitar mereka sekaligus merancang proyek sosial yang sederhana namun aplikatif,” ujarnya.
Ia menjelaskan, berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) tahun 2026, penetrasi internet di Indonesia telah mencapai 81,7 persen atau sekitar 235,26 juta jiwa dari total populasi 287,3 juta jiwa. Kelompok dengan tingkat penggunaan internet tertinggi adalah Generasi Z sebesar 89,02 persen dan generasi milenial 90,34 persen.
Menurut Johan, tingginya penggunaan teknologi digital di kalangan generasi muda tidak selalu diiringi dengan kemampuan literasi digital yang memadai. Kondisi tersebut memunculkan berbagai persoalan seperti penyebaran hoaks, perundungan siber, ujaran kebencian, kecanduan gawai, hingga menurunnya kepedulian sosial.
Karena itu, Tim Pengabdian Masyarakat FISIP UB menghadirkan Sekolah Warga Muda Berdampak sebagai sarana edukasi untuk membekali siswa, khususnya pengurus OSIS, agar memiliki kemampuan berpikir kritis, memahami hak dan tanggung jawab sebagai warga negara, serta mampu merancang solusi terhadap persoalan di lingkungan sekitarnya.
Dalam materinya, Johan mengutip konsep Westheimer dan Kahne (2004) mengenai tiga kategori warga negara yang memiliki literasi kewargaan. Pertama, Personally Responsible Citizen, yakni warga yang bertanggung jawab secara pribadi melalui sikap jujur, disiplin, dan taat aturan. Kedua, Participatory Citizen, yaitu warga yang aktif berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan. Ketiga, Justice-Oriented Citizen, yakni warga yang memiliki kepekaan dan sikap kritis terhadap berbagai persoalan sosial untuk mendorong terciptanya keadilan.
Johan menegaskan bahwa generasi muda saat ini merupakan digital natives yang tumbuh bersama teknologi sehingga memiliki peluang sekaligus tantangan besar dalam kehidupan berbangsa.
“Menjadi warga negara muda bukan hanya memahami hak dan tanggung jawab, tetapi juga mampu mengakses, menganalisis, dan menggunakan informasi secara kritis untuk berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat,” tegasnya.
Selama pelatihan, para siswa diajak berdiskusi menggunakan metode Pohon Masalah untuk mengidentifikasi berbagai persoalan yang mereka hadapi di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dari proses tersebut lahir sejumlah gagasan proyek sosial, di antaranya gerakan Satu Siswa Satu Kebaikan, kampanye anti-bullying, program daur ulang sampah, hingga kegiatan penghijauan lingkungan sekolah.
Menutup kegiatan, Johan menekankan bahwa literasi kewargaan tidak boleh berhenti pada pemahaman teori semata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan.
Ia menilai antusiasme dan gagasan yang disampaikan para siswa SMPN 1 Lopok menunjukkan bahwa generasi muda Sumbawa memiliki potensi besar untuk tumbuh menjadi warga negara yang kritis, peduli, dan mampu menghadirkan solusi bagi berbagai persoalan di sekitarnya. (SR)






