Anggota DPRD Tuding Dikes Lakukan Pembohongan Publik

oleh -359 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (04/03/2018)

Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Salamuddin Maula menilai Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa telah melakukan pembohongan publik. Dinas tersebut telah berani menyatakan bahwa penyakit Dermatitis dengan gejala gatal-gatal, bentol dan bernanah di sekujur tubuh, hanya menimpa satu orang saja di Desa Langam, Kecamatan Lopok. Buktinya dari hasil turun lapangan bersama sejumlah wartawan, Sabtu (3/3) kemarin, terungkap ada belasan warga yang menjadi penderita. “Ini yang baru kami ketahui, belum yang tidak kami ketahui mungkin lebih banyak lagi,” tukas Bang Jalo—sapaan politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini.

Wakil Rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) 2 ini menuding laporan Dikes kepada Bupati Sumbawa hanya ABS (Asal Boss Senang), sebab melaporkan sesuatu yang tidak sesuai fakta lapangan. Untuk itu Bang Jalo berharap Dinas Kesehatan lebih fokus menangani penyakit kulit yang menimpa warga Langam. “Jangan hanya bekerja di atas meja dan menerima laporan dari belakang meja, mereka harus turun dan hasil uji lab air harus diumumkan kepada masyarakat, entah air itu bersih atau tidak, jangan hanya berasumsi saja,” tukasnya berapi-api.

Menurut Bang Jalo, masalah ini tidak perlu disembunyikan apalagi dengan dalih aib atau meresahkan. Benar harus dikatakan benar, tanpa mencari kambing hitam dengan mendiskreditkan hasil karya jurnalistik para wartawan yang benar-benar turun melakukan investigasi lapangan. “Ini menyangkut kesehatan masyarakat kami sini, Dikes harus lebih proaktif dalam masalah ini, yang benar katakan benar jangan sembunyikan untuk kesenangan boss saja,” pungkasnya. (JEN/SR)

 

nusantara bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *