Tim Suhaili Amin Nilai Pernyataan Jubir Ahyar Mori Paling Ngawur

oleh -380 Dilihat
Ahmad SH, Timses Suhaili Amin

MATARAM, SR (15/02/2018)

Statement Suaib Qury–juru bicara pasangan Ahyar-Mori yang menyatakan bahwa pasangan Suhaili-Amin mundur sebelum bertarung mendapat tanggapan pedas dari Ahmad SH selaku Sekretaris Tim Pemenangan Pasangan Suhaili—Amin Kabupaten Lombok Tengah. Menurut Ahmad, pernyataan Jubir Ahyar—Mori cenderung tendensius, dan kalap bahkan paling ngawur. Pernyataan Suaib yang dilansir secara luas di media cetak dan online dikemukakan paska acara Deklarasi Tolak Politik Uang yang digelar Bawaslu NTB. Pernyataan ini terkait dengan ketidakhadiran pasangan Suhaili—Amin pada acara tersebut. “Dalam hemat kami, semua calon mempunyai komitmen yang kuat soal menolak politik uang ini, bahwa dalam kerangka memajukan demokrasi dan menyukseskan Pilkada yang bermartabat maka semua pihak harus memegang teguh komitmen itu,”  tegas Ahmad.

Sebagai partai modern, ungkap Ahmad, NasDem sendiri mempelopori politik non transaksional. Sehingga dalam koalisi Golkar, NasDem dan PKB sangat mensyaratkan hal tersebut. Dua hari paska penetapan nomor pasangan calon, masa kampanye telah dimulai sampai H -3 hari pencoblosan. Jadi, pernyataan jubir Ahyar-Mori itu sangat tidak produktif dan bisa menimbulkan sentimen negatif terhadap Tim Pemenangan calon lain.

Terkait partai koalisi, Ahmad menegaskan bahwa koalisi ramping Suhaili Amin adalah koalisi paling solid. Seluruh unsur pemenangan tiap zona berkoordinasi berjenjang dan terarah. Pernyataan Suaib Qury bahwa PKB secara individuil banyak anggotanya menyeberang dan memilih Ahyar Mori tidak bisa ditelan mentah-mentah. “Pernyataan itu berbahaya, karena itu provokatif dan takutnya bisa menyulut hal yang tidak perlu selama proses pilkada. Seharusnya jubir itu perbanyak baca buku bagaimana komunikasi yang baik, jangan serampangan. Paling pokok dia harus bongkar PKPU itu supaya dia punya bahan belajar yang lain. Ingat, 4 bulan masa kampanye kedepan, rakyat akan banyak menilai,” tutup Ahmad. (SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *