Cari Kayu, Bocah Tewas Kesetrum di Ladang Jagung Ayahnya

oleh -446 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (16/01/2018)

Naas menimpa Ahmad Angga (14). Pelajar kelas 4 SD yang tinggal di Dusun Mekar Jaya, Desa Jaya Makmur, Kecamatan Labangka ini tewas tersengat listrik, Senin (15/1) sekitar pukul 17.30 Wita. Korban menemui ajal saat terjerat pagar yang dialiri setrum untuk menghalau babi dan monyet yang masuk ke lahan orang tuanya di lahan jagung HTI Peliuk Sebekil, Labangka 5. Dalam penyelidikan polisi, diduga ada kelalaian karena aliran listrik itu dihidupkan Amaq T (37) warga Praya Timur Lombok Tengah. Amaq T adalah orang yang menggarap lahan orang tua korban. Kini Amaq T dalam pencarian, diduga kabur setelah kejadian tersebut.

Kapolsek Plampang, IPTU Sarjan yang dikonfirmasi SAMAWAREA, Selasa (16/1), menuturkan, sebelum kejadian, orang tua korban memasang aliran listrik bertenaga surya yang bersumber dari pondok yang ditempati Amaq T. Saat itu Amaq T yang menggarap lahan orang tua korban menyalakan listrik tersebut. Di saat bersamaan korban pergi mencari untuk membuat mainan Gangsing di sekitar lahan sambil melihat Monyet yang masuk di lahan korban. Korban diperkirakan terpeleset dan terjatuh mengenai kawat yang mengandung aliran listrik. Melihat korban tergeletak, orang tua korban yang berada di TKP berusaha menolong korban. Sialnya orang tua korban juga ikut tersengat listrik. Orang tua korban langsung berteriak meminta pelaku mematikan aliran listrik tersebut. Korban dievakuasi oleh Amaq T untuk dibawa ke Puskesmas Labangka. Setibanya di puskesmas, korban dinyatakan sudah tidak bernyawa. Sebelumnya ketika Amaq T membantu mengevakuasi korban sempat dihajar keluarga korban. Karena tindakan itu, ibu korban khawatir lalu meminta Amaq T bersembunyi untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan. “Sampai sekarang kami belum menemukan terduga pelaku, sedang kami cari,” aku Kapolsek.

Dalam kesempatan itu Kapolsek mengingatkan keluarga korban untuk menyerahkan penanganan kasus tersebut kepada pihak kepolisian dan tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Korban dimakamkan Selasa (16/1) hari ini di pemakaman umum Desa Jaya Makmur Kecamatan Labangka. (BUR/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *