SUMBAWA BESAR, SR (07/10/2017)
Bupati Sumbawa, HM. Husni Djibril, BSc, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Sentra Pelayanan Pertanian Padi Terpadu (SP3T) di Desa Sabedo Kecamatan Utan, Jumat (6/10) kemarin. SP3T Sabedo itu merupakan satu-satunya di wilayah Kodam Udayana dan satu di antara sepuluh SP3T di seluruh Indonesia. Bupati berharap, kehadiran SP3T Sabedo itu mampu meningkatkan produktifitas dan kesejahteraan para petani dan masyarakat pada umumnya. Karena itu Bupati meminta kepada Kelompok Tani Adil Makmur selaku pengelola SP3T bersama jajaran Kodim 1607 Sumbawa dapat mengelola kegiatan tersebut dengan berlandaskan kejujuran dan keikhlasan, sehingga hajat untuk meningkatkan taraf hidup petani dan masyarakat bisa tercapai. “Penunjukan lokasi pembangunan SP3T di Kecamatan Utan itu merupakan anugerah Allah kepada masyarakat Kabupaten Sumbawa, khususnya Kecamatan Utan, yang diperoleh melalui perjuangan yang tidak mudah,” ujarnya.
Bupati bersama Dandim memperjuangkan pembangunan SP3T tersebut semata-mata untuk meningkatkan kesejahtetaan masyarakat, sekaligus ikhtiar menjaga produksi padi Kabupaten Sumbawa yang merupakan penyangga stok pangan nasional.
Sebelumnya, Dandim 1607 Sumbawa, Letkol ARM Sumanto S.Sos menjelaskan, SP3T tersebut merupakan program Kementerian Pertanian yang dalam operasionalnya dilakukan secara bersama antara Kelompok Tani dengan aparat TNI. Program ini awalnya diinisiasi oleh Panglima TNI. Karena itu Dandim memerintahkan kepada jajarannya agar dalam pengelolaan SP3T selalu mengedepankan profesionalisme yang dilandasi kejujuran. Dijelaskannya, pada tahun ini para operator dari anggota TNI dan kelompok tani akan diberikan pelatihan, kemudian akan dibangun RMU dan vertical drying atau mesin pengering gabah. Selanjutnya pada tahun berikut akan dibangun fasilitas penunjang lainnya, sehingga SP3T ini mampu melayani petani dalam areal 500 hektar, mulai dari penyediaan sarana produksi sampai pasca panen. (JEN/SR)





