Kemendikbud Nyatakan Sumbawa Terbaik Pencapaian SPM Dikdas

oleh -360 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (05/10/2017)

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI memuji pengelolaan anggaran dan pencapaian output program pemenuhan Standar Pelayanan Minimal Pendidikan Dasar (SPM Dikdas). Karena itu pusat memberikan penilaian sangat baik kepada daerah ini. “Kabupaten Sumbawa termasuk salah satu kabupaten yang menurut evaluasi kami di pusat adalah kabupaten yang memperoleh Kategori A (sangat baik),” ungkap Dr. Budi Susetyo, OMT PKP SPM Dikdas Kemendikbud RI pada Ekspos Roadmap SPM Dikdas Kabupaten Sumbawa di Lantai III Kantor Bupati, Kamis (5/10).

Doktor Budi juga menyampaian apresiasi atas keberhasilan dalam menyusun Roadmap SPM Dikdas yang telah dilaunching Bupati Sumbawa. Roadmap SPM Dikdas jelasnya, merupakan salah satu produk program PKP SPM Dikdas yang bertujuan untuk peningkatan kapasitas pengelolaan pendidikan di tingkat kabupaten/kota dan satuan pendidikan. Selain itu juga bertujuan untuk peningkatan kesadaran masyarakat terhadap hak-haknya mendapatkan pemenuhan standar pelayanan maupun mengintegrasikan kebijakan pendidikan dalam rangka pemenuhan SPM Dikdas ke dalam kebijakan pemerintah daerah.

Pengawas, Kepala Sekolah, Guru SD dan SMP

Dalam Roadmap tersebut, terungkap capaian Kabupaten Sumbawa dalam pemenuhan SPM Dikdas. Ia menilai capaiannya sangat luar biasa meski ada beberapa indikator yang harus mendapat perhatian khusus terutama kualifikasi dan sertifikasi guru yang angkanya hanya 60 persen. Kendati demikian, masih banyaknya guru dan beberapa kepala sekolah yang belum bersertifikasi bukan hanya terjadi di Kabupaten Sumbawa tapi merupakan masalah nasional. Karenanya dengan adanya roadmap ini menjadi acuan untuk ditindaklanjuti. “Dibutuhkan komitmen dalam mengawal bahwa roadmap ini betul-betul diimplementasikan,” pintanya.

Ia berharap roadmap tersebut terintegrasi ke dalam dokumen perencanaan, pelaksanaan, dan dokumen anggaran di Renstra SKPD maupun RPJMD. Jika sudah sudah terintegrasikan, maka payung hukumnya lebih kuat untuk dianggarkan bersama DPRD melalui APBD.

Sementara Nurma Dewi Saleh yang juga Perwakilan Kemendikbud RI, menyampaikan apresiasi atas upaya Kabupaten Sumbawa khususnya Dinas Dikbud dalam membuat Roadmap yang bisa dijadikan dasar bagi pemenuhan SPM Dikdas kedepan. Tentunya hasil ini atas kerja keras dari semua tim. Sebagaimana diketahui program PKP-SPM Dikdas yang mendapatkan bantuan dari Uni Eropa akan berakhir tahun 2017 ini. Meskipun berakhir, tetapi program SPM tersebut harus terus berjalan. “Kami sangat berharap program ini tetap berkesinambungan. Karena itu dibutuhkan komitmen yang kuat dari pemerintah daerah dalam mengawal keberlanjutan program ini,” pungkasnya. (JEN/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *