BANDUNG, SR (31/07/2017)
Ikatan Keluarga Samawa (IKS) Bandung mengadakan kegiatan Halal Bi Halal. Kegiatan silaturrahim pada tahun ini mengangkat tema “Batompok Sasopo Ate, Tawa Kabalong Desa” (duduk bersama satukan hati, untuk kebaikan daerah, Red).

Dalam laporannya, Ketua Panitia HBH IKS Bandung 2017, Boris Syaifullah menyatakan, sebagai Tau Samawa yang berdomisili di luar Sumbawa seringkali melupakan bahwa sebenarnya masih memiliki tanggung jawab terhadap daerah asal. Karena itu sudah sewajarnya harus sering duduk bersama, lintas usia dan profesi, untuk membicarakan bahkan merumuskan formulasi terbaik bagi kemajuan daerah sebagaimana tema yang diangkat pada acara Halal Bi Halal ini. Boris menambahkan pada tahun ini Halal bi Halal bukan hanya dihadiri oleh keluarga Samawa, tapi juga mahasiswa dan perwakilan daerah lain seperti Lombok, Dompu, dan Bima. “Alhamdulillah lebih dari 100 orang hadir pada acara ini,” ucap Boris—putra Sumbawa yang sukses menjadi pengusaha Fiber Optic terbesar di Indonesia melalui PT. Borsya Cipta Communica (BCC) yang didirikannya.

Sementara Ketua IKS Bandung, Ahmad Zaenal Arifin SH menyampaikan rasa bangga dan ucapan terima kasih kepada Tau Samawa dan mahasiswa di Bandung, terlebih kepada panitia yang menginisiasi kegiatan tersebut. Pak Ipin—sapaan akrab mantan Kepala Kejaksaan Tinggi NTB ini menyatakan bahwa pada tahun-tahun sebelumnya, pelaksanaan Halal Bi Halal tidaklah seramai ini. Berkat kerja keras dari panitia, kegiatan lancar dan semarak. Ia berharap soliditas dan solidaritas dari setiap anggota akan terus berlanjut dengan memberikan sumbangsih nyata kepada daerah. Acara kemudian dilanjutkan dengan tauziah dan dialog sesama Tau Samawa sembari menyantap makanan khas Lontong Samawa. (JEN/SR)








