Vice President AMSA Jadi Delegasi MYEC di Taiwan

oleh -426 Dilihat
Sarief Saefulloh

MATARAM, SR (15/05/2017)

Pemerintah Republik China atau Taiwan berharap dapat menjalin hubungan lebih erat dengan umat Islam khususnya di Indonesia yang memiliki jumlah terbesar di dunia. Hal ini sehubungan dengan perkembangan Islam di Asia. Salah satunya dengan mengundang para pemimpin muda Islam Indonesia untuk berpartisipasi dalam kegiatan “2017 Muslim Youth Exchange Camp (MYEC) for Southeast Asian Countries” di China, 14-20 Mei 2017. Sebanyak 20 orang dilibatkan dalam program yang baru dilaksanakan perdana ini. Di antaranya Sarief Saefulloh—pemuda berprestasi asal Tasikmalaya Jawa Barat selaku Wakil Ketua Asosiasi Mahasiswa/Pelajar Islam (AMSA). “Ini adalah program yang baik dan bermanfaat untuk peningkatan kualitas para pemimpin muda Islam Indonesia, di saat banyak klaim Islam radikal, inilah saatnya mengampayekan wajah Islam Indonesia yang damai dan toleran, yang tidak hanya diterapkan di Nusantara tetapi dapat menjadi panutan untuk negara lainnya khususnya Asian,” tutur Sarief Saefulloh–mantan Presma BEM UIN Bandung. Ia berharap kerjasama kedua negara dapat ditingkatkan ke arah yang lebih kompetitif, khususnya bidang kepemudaan. Sebab Indonesia memiliki banyak pemuda yg berkualitas.

Kerjasama Indonesia—Taiwan dibangun pada 1970, ditandai dengan pembukaan TETO di Jakarta. Saat ini sekitar 300 ribu warga negara Indonesia yang berada di Taiwan. Kelompok TKI yang bekerja di Taiwan sebanyak 240 ribu orang, dan mahasiswa Indonesia yang sedang menuntut ilmu di negeri bunga lilin itu mencapai 5.000 orang. Lalu puluhan ribu lainnya adalah WNI yang menikah dengan warga Taiwan. Penyelenggaraan program ini sejalan dengan visi dan misi Taiwan dalam peningkatan bilateral dengan negara-negara yang memiliki populasi muslim di Asian. Pemerintah Taiwan berharap dapat meningkatkan kunjungan tourism muslim di Republic of China (Taiwan). (JEN/SR)

 

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *