Terjang Dua Desa, Banjir di Plampang Rendam 5 Dusun

oleh -445 Dilihat

SUMBAWA BESAR, SR (22/12/2016)

Sejumlah wilayah di Kabupaten Sumbawa dikepung banjir. Luapan air yang menggenangi rumah warga tidak hanya dari sungai, tapi juga dari bukit dan saluran drainase. Kamis (22/12) dinihari sekitar pukul 00.30 Wita, banjir menerjang dua desa di Kecamatan Plampang yaitu Desa Usar dan Desa Sepayung. Untuk di Desa Usar, air menggenangi Dusun Kuang Bungir, Dusun Usar dan Dusun Pamunga. Sedangkan di Desa Sepayung, luapan air menerjang Dusun Sinar Jaya dan Dusun Kembang Sari. Tinggi air selutut orang dewasa dan meluber hingga melewati ruas jalan negara Sumbawa—Bima tepatnya Kilometer 67—68. Kondisi ini menyebabkan kemacetan dan terjadi antrian yang cukup panjang. Sejumlah bus, truk dan lainnya enggan untuk melintas karena air begitu deras dan cukup tinggi. Hambatan itu tidak berlangsung lama, karena air berangsur-angsur turun. Selain di jalan, rumah warga terendam dengan air setinggi satu meter. Warga kesulitan mendapatkan air bersih dan makanan. Sebab sumur dan dapur tertutup air bah.

banjir-plampang-1

M Sodiq—warga Dusun Sinar Jaya mengatakan, banjir di wilayah tetap terjadi sepanjang tahun. Karena itu setiap musim penghujan warga diliputi was-was karena pasti terjadi banjir. Keadaan ini bisa teratasi jika konstruksi Jembatan Sinarjaya yang merupakan jembatan penghubung tidak diubah. Dengan konstruksi yang ada sekarang menyebabkan batang pohon, dan sampah tertahan di bawah jembatan sehingga arus air yang berasal dari 12 hulu terhambat dan meluap ke pemukiman. “Apabila pemerintah daerah tidak ingin melihat rakyatnya menderita, tolong atasi masalah ini,” pintanya. (BUR/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *