MATARAM, SR (16/12/2016)
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dra. Hj Putu Selly Andayani, M.Si., mengapresiasi dukungan masyarakat agar dirinya maju dalam pertarungan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur NTB tahun 2018. “Saya berterima kasih atas dukungan masyarakat. Namun saya tidak bisa memutuskan karena saat ini masih sebagai pegawai negeri sipil (PNS),” ujar Selly Andayani di Kota Mataram.
Ditegaskannya, bahwa sebagai abdi negara dirinya tidak boleh berpolitik. Apalagi pimpinan dalam hal ini Gubernur NTB telah memperingatkan agar seluruh PNS atau aparatur sipil negara (ASN) tidak boleh ikut berpolitik. “Gubernur sudah mengatakan ASN tidak boleh berpolitik. Mendagri pun juga mengatakan demikian. Meski demikian, aspirasi itu sah-sah saja disampaikan masyarakat. “Yang pasti, Alhamdulillah kalau ada aspirasi seperti itu,” sambung mantan Penjabat Wali Kota Mataram ini.
Sempat diberitakan beberapa waktu lalu, bahwa Bunda Selly-akrabnya ia disapa, masuk dalam penjaringan bakal calon mendampingi HM Suhaili FT. Bahkan digadang-gadang akan didukung oleh PDIP-NTB. Menanggapi itu, ia menyatakan banyak hal yang perlu dipertimbangkan, tidak serta merta. Malah harus diadakan survei terlebih dulu. “Jujur, saya sangat berterimakasih kepada masyarakat atas dorongannya dan kalaupun benar akan didukung oleh PDIP NTB tentunya banyak kajian lagi seperti diadakan survei,” terangnya.
Lebih jauh diungkapkan Bunda Selly, sejauh ini dirinya masih sangat fokus mengemban tugas yang kini diamanatkan kepadanya sebagai abdi negara (ASN) sekaligus menjadi pimpinan di Diskop UMKM Provinsi NTB. Meski sempat booming dikhabarkan adanya aspirasi tersebut, dirinya mengucapkan banyak terimakasih. “Saya masih fokus dan masih sangat menikmati pekerjaan saya saat ini,” tandasnya.
Sementara itu, jauh sebelumnya sebagaimana dikatakan oleh Ketua Bidang Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD PDIP NTB, Made Slamet membenarkan partainya juga telah mendengar keinginan masyarakat tersebut. Namun, sejauh ini PDIP NTB mengajukan nama H Rachmat Hidayat untuk maju sebagai bakal calon gubernur 2018 mendatang. Menurutnya, aspirasi tersebut perlu pengkajian lebih lanjut oleh partai. Jika ada kemungkinan partai memberikan dukungan bagi Bunda Selly untuk maju. “Survei dulu, jika ada peluang dan Ibu Selly mau maju, kenapa tidak,” pungkasnya. (NA/SR)








