SUMBAWA BARAT, samawarea.com (20 April 2026) – Direktur NTB Care, Rohyatil Wahyuni Bourhany, menyatakan belum dapat memenuhi panggilan Penyidik Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda NTB yang dijadwalkan pada Senin (20/4/2026) pukul 10.00 Wita.
Pemanggilan tersebut berkaitan dengan laporan Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal Songell. Pemeriksaan sedianya berlangsung di Ruang Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda NTB.
Melalui press releasennya yang kemudian dikonfirmasi samawarea.com, Senin (20/4/26) hari ini, Rohyatil menegaskan dirinya tetap menghormati proses hukum dan memiliki itikad baik untuk hadir memenuhi panggilan penyidik.
“Sebagai warga negara yang taat hukum, saya menghormati proses hukum dan memiliki itikad baik untuk memenuhi panggilan tersebut,” ujarnya.
Namun pada waktu yang bersamaan, ia mengaku telah memiliki agenda yang telah terkonfirmasi jauh hari sebelumnya, yakni rangkaian peringatan HUT ke-5 NTB Care berupa kegiatan bakti sosial di wilayah Sumbawa Barat.
Menurut Rohyatil, kegiatan tersebut merupakan agenda yang sedang berlangsung sepanjang pekan ini di Pulau Sumbawa sehingga ia belum dapat meninggalkan lokasi kegiatan.
Karena itu, Rohyatil menyampaikan permohonan maaf kepada penyidik dan mengaku telah mengajukan permohonan penjadwalan ulang secara resmi.
“Saya telah dan sedang mengajukan permohonan penjadwalan ulang secara resmi kepada penyidik agar dapat hadir pada waktu yang disepakati bersama. Prinsip saya kooperatif dan menghormati hukum,” tegasnya.
Selain menyampaikan alasan penundaan kehadirannya, Rohyatil juga mengucapkan terima kasih kepada masyarakat, netizen, rekan media, hingga para advokat yang memberikan perhatian dan dukungan terhadap dirinya.
Ia mengaku sejak pagi menerima banyak telepon, pesan WhatsApp, inbox, dan Messenger terkait unggahan yang dibuatnya. Karena banyaknya pesan yang masuk, Rohyatil menyampaikan permohonan maaf belum dapat membalas satu per satu.
“Melalui pers rilis ini, saya sampaikan apresiasi atas semua bentuk dukungan dan solidaritas yang diberikan,” kata wanita pemilik akun Facebook Saraa Azahra ini.
Rohyatil menilai apa yang dilakukannya merupakan bagian dari ikhtiar dan tanggung jawab. Ia pun menegaskan tidak akan mundur dari apa yang diyakini dan diperjuangkannya.
“Bukan satu langkah, bahkan satu sentimeter pun saya tidak akan mundur dari apa yang saya yakini dan perjuangkan,” tandasnya. (SR)






