Catat Sejarah, Lomba Marching Band HUT NTB Tarik Karcis

oleh -326 Dilihat

MATARAM, SR (17/12/2016)

Lomba Marchingband se NTB yang digelar dalam rangka HUT NTB, Sabtu (17/12) ini, mencatat sejarah. Selain baru pertamakali dilaksanakan di dalam gedung tepatnya GOR Turide Kota Mataram, panitia dengan percaya diri mewajibkan para penonton membayar karcis masuk sebesar Rp 15 ribu per orang. Tentu saja tindakan panitia yang lebih pada orientasi bisnis tersebut mendapat kecaman dan menuai kekecewaan dari para pengunjung yang sebagian besar orang tua/walimurid.

Nunung—pengunjung asal Sumbawa kepada SAMAWAREA menyesalkan momentum Hari Ulang Tahun NTB ini dicemari dengan pelayanan panitia yang berorientasi komersil dan tidak profesional. “Baru kali ini dalam sejarah lomba drumband dalam rangka meneriahkan HUT NTB para pengunjung ditarik karcis,” sesal Nunung yang mengantar putrinya jadi peserta lomba drumband.

Menurut Nunung, selayaknya lomba drumband digelar di lapangan, bukan di dalam gedung sempit seperti ini. Hal tersebut penting agar bisa disaksikan oleh masyarakat luas. Sebab esensi HUT adalah wahana untuk menghibur masyarakat. “Kalau ditarik karcis kayak gini, itu namanya bukan menghibur, tapi justru mencekik masyarakat,” cetus Nunung.

Hal senada diungkapkan pengunjung lainnya, Khodijah. Pelaksanaan di dalam gedung membuat penat, bahkan ada yang muntah karena kelelahan menunggu tiket masuk. “Sungguh mengecewakan lomba drumband tahun ini,” tukas Khodijah.

Ketua Umum GMP (Genderang Merah Putih) III, Iin saat dihubungi, enggan memberikan klarifikasi terkait penarikan tiket masuk Rp 15 ribu per orang. Menurutnya, hal itu bersifat rahasia dan dia tidak ingin menjelaskannya karena panitia yang akan mengurus segala sesuatunya. Demikian ketika ditanya mengenai pengelolaan dana dari hasil penjualan tiket, Ia mengatakan bahwa hanya panitia yang mengetahuinya dan tidak bisa diinformasikan ke publik. Ia juga menolak kehadiran wartawan. “Kami tidak ingin diliput,” tegasnya.

Secara terpisah pihak Pemprov mengaku tidak mengetahui hal itu karena lomba drumband tersebut bukan rangkaian peringatan HUT NTB. Untuk diketahui, facebook mengumumkan bahwa acara ini merupakan momen memeriahkan hut ntb, setelah dikonfirmasi ke pihak pemprov tidak tahu. Dan dikatakan panitia sendiri, bahwa acara bukan dalam rangka HUT NTB.

Namun melalui media social Facebook, GMP mengumumkan bahwa lomba marchingband itu dalam rangka memeriahkan HUT NTB. Isi pengumuman itu adalah “Dalam rangka menyambut dan memeriahkan Hari Jadi Nusa Tenggara Barat yang ke-58 dan Dies Natalis Universitas Mataram yang ke-54, kami UKM Marching Band Universitas Mataram (MB UNRAM) bekerjasama dengan Lombok Instruktur Marching Band (LIMB) akan menyelenggarakan Lomba Drum Band/Marching Band tingkat pelajar se-NTB yang bertajuk Genderang Merah Putih GMP) III yang akan diselenggarakan Desember 2016″. (NA/SR)

bawaslu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *