MATARAM, SR (16/12/2-16)
Anggota Komisi V DPRD NTB, Hj Rahmah HM yang juga dikenal sebagai Bunda Samawa, mengaku prihatin lantaran begitu banyaknya pelajar di NTB menyalahgunakan obat keras daftar G seperti Tramadol dan Komix. Bahkan tak jarang para pelajar tersangkut masalah hukum gara-gara menyalahgunakan sekaligus mengkonsumsi tramadol dan komix tersebut. “Jujur saya prihatin. Yang tidak habis pikirnya, kok bisa anak-anak kita mendapatkan obat-obatan tersebut padahal obat itu tidak sembarang dan tidak mudah didapatkan kecuali ada rekomendasi atau resep dokter,” sesalnya.
Untuk itu, kata Hj Rahma akrab politisi HANURA ini, berharap kepada pihak sekolah dan orang tua untuk berperan aktif dalam mengambil tindakan. Tak hanya itu, fungsi pengawasan terhadap anak juga harus fokus dilakukan. “Harus ada kolaborasi antara orang tua dan sekolah,” desak Hj Rahmah.
Lebih jauh diungkapkannya, peran serupa mungkin bisa maksimal jika semua pihak ikut serta memberikan dukungan. Harus ada pencerahan kepada anak, dengan memberikan pengertian yang baik dan benar, sehingga dapat membedakan perbuatan baik dan buruk. “Ingat, anak adalah titipan Allah SWT untuk dijaga, dirawat dan dibimbing. Kita semua sebagai orang tua baik di rumah maupun di sekolah harus aktif,” demikian pesan Istri dari Jamaluddin Malik (JM) Bupati Sumbawa dua periode 2005—2015. (NA/SR)






